Berita NTT

ASN Setda NTT Tidak Disiplin Dikenakan Rompi! Biro Umum Siapkan 150 Rompi

Biro Umum Setda Provinsi NTT‎ menyiapkan 150 rompi yang akan dikenakan bagi ASN yang tidak disiplin. Upaya itu bukan menakut-nakuti atau ancaman

ASN Setda NTT Tidak Disiplin Dikenakan Rompi! Biro Umum Siapkan 150 Rompi
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Rompi bagi ASN Lingkup Pemprov NTT yang disiapkan oleh Biro Umum. Rompi berwarna orange ini bertuliskan " SAYA TIDAK DISIPLIN". 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Biro Umum Setda Provinsi NTT‎ menyiapkan 150 rompi yang akan dikenakan bagi ASN yang tidak disiplin. Upaya itu bukan untuk menakut-nakuti atau ancaman bagi ASN melainkan sebagai bentuk motivasi bagi ASN dalam bekerja.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Umum Setda NTT, Drs. Zakarias Moruk, Jumat (2/11/2018).

Baca: Walikota Akui Kota Kupang Masih Gelap Gulita dan Genangan Banjir Dimana-mana

Menurut Zakarias, pihaknya sudah menyiapkan 150 rompi untuk nantinya dikenakan oleh ASN lingkup Pemprov NTT yang tidak disiplin . "Rompi ini bukan untuk menakut-nakuti tetapi sebagai motivasi ASN dalam bekerja sehingga kinerjanya dapat ditingkatkan," kata Zakarias.

Dijelaskan, pengadaan rompi oleh Biro Umum itu bukan sebuah ancaman bagi ASN, melainkan motivasi agar ASN lebih tertib dan disiplin dalam bekerja.

"Motivasi untuk masuk kantor tepat waktu, motivasi untuk bekerja secara disiplin dan bertanggungjawab," katanya.

Terkait penerapannya terhadap ASN, ia mengakui, secara teknis akan dilakukan oleh BKD NTT.

"Secara teknis tentu dilakukan oleh BKD. Kami hanya siapkan rompi itu," ujarnya.
Dikatakan,secara teknis itu, apakah rompi itu akan dipakai ‎ oleh ASN yang tidak masuk kerja selama tiga hari berturut-turut atau seperti apa tentu akan diatur oleh BKD.

Hal lain, lanjut Zakarias, mungkin juga dikenakan bagi ASN yang masuk terlambat selama lima hari atau berapa hari. "Itu hal teknis yang diatur oleh BKD. Intinya bahwa kita mendukung program bapak Gubernur NTT soal reformasi birokrasi termasuk disiplin ASN," ujarnya.

Dia  berharap agar semua ASN memiliki tekad dan motivasi untuk bekerja dengan disiplin dengan tidak mau menggunakan rompi itu. "Saya berharap supaya jangan ada ASN yang nanti pakai rompi itu," ujarnya.

Sedangkan menyangkut penerapan e-absensi, ia mengakui hal itu sementara disiapkan perangkatnya oleh Dinas Kominfo, namun untuk absensi dalam penerapannya sudah ada, yakni masuk pada pagi hari pada pukul 07:30 wita batas absensi masuk, kemudian pada pukul 12:00 wita dan juga pada pukul 13:00 wita.

"Untuk pulang absensinya pada pukul 16:00 wita setiap hari mulai Senin-Kamis, sedangkan untuk hari Jumat pulang pada pukul 16:30 wita," ujarnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKD NTT, Mulu Blasius, S.E,CES mengatakan, rompi itu disiapkan oleh Biro Umum Setda NTT dalam rangka memberi motivasi bagi ASN untuk meningkatkan disiplin.

"Hal ini tentu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin PNS," kata Blasius.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved