Berita Pesawat Lion Air Jatuh

Lion Air Jatuh : Ikut Reunian di Jakarta, Perwira Polisi Ini Ajukan Permintaan Terakhir Ke Istrinya

Lion Air Jatuh : Ikut acara reunian di Jakarta, perwira polisi Babel ini ajukan permintaan terakhir kepada istrinya.

KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
Dian Anindita (37) istri AKBP Mito, di Hotel Ibis Cawang, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018). 

POS-KUPANG.COM - Lion Air Jatuh : Ikut acara reunian di Jakarta, perwira polisi Babel ini ajukan permintaan terakhir kepada istrinya.

Siapapun akan berduka kehilangan anggota keluarganya.

Begitupun yang dialami keluarga dari penumpang pesawat lion air JT 610 yang jatuh, Senin (29/10/2018).

Mereka tak menyangka kehilangan orang-orang yang disayangi dalam waktu mendadak.

Baca: Lion Air Jatuh : Kotak Hitam Lion Air JT 610 Berbunyi, Kabasarnas Dan Panglima TNI Turun Tangan

Baca: Tingkah Aneh Dan Menjengkelkan Penumpang Pesawat Yang Bikin Kita Emosi

Seperti yang dialami wanita istri perwira di Polda Babel ini.

Maksud hati ingin menjemput sang suami di bandara, malah dia mendapatkan kabar mengejutkan.

Dia adalah Dian Anindita (37), istri AKBP Mito (43) yang menjadi korban jatuhnya Lion Air JT 610, termenung menatap jendela Hotel Ibis Cawang, Rabu (31/10/2018).

Serpihan pesawat Lion Air JJT610 dan barang penumpang yang sedang diperiksa petugas.
Serpihan pesawat Lion Air JJT610 dan barang penumpang yang sedang diperiksa petugas. (Kompas.com/Kristianto Purnomo)

Sesekali, ia menyeka air matanya ketika menceritakan sosok Mito.

Mito dan Dian mempunyai tiga anak, yakni Dito yang duduk di kelas 1 SMA, Dita kelas 6 SD, dan Dila kelas 3 SD.

Menurut Dian, Mito yang menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan Biro Sarana

Baca: Lion Air Jatuh: Foto Penumpang Pakai Masker Dalam Pesawat Itu Hoax, Ini Penjelasan Kominfo RI

Baca: 6 Zodiak Ini Paling Jahil, Usil Dan Menjengkelkan, Kamu Termasuk?

Prasarana Polisi Daerah Bangka Belitung itu pergi ke Jakarta untuk mengikuti acara kumpul alumni Akabri asal Kendal di salah satu rumah anggota TNI bintang tiga.

Ia pergi ke Jakarta Sabtu (27/8/10) siang dan kembali terbang Senin (29/8/10) pagi.

Dian mengatakan, pertama kali mengetahui soal insiden Lion Air JT 610 dari sopir-sopir taksi yang ramai-ramai membaca berita di Bandara Pangkal Pinang.

"Saya nunggu suami saya sendiri clingak clinguk di bandara, kemudian saya lihat kok sopir taksi pada kumpul ngomongin pesawat yang hilang kontak, lalu saya lihatlah pesawatnya Lion Air, saya sudah mulai panik,” ucap Dian di Hotel Ibis Cawang.

proses evakuasi jenasah korban pesawat lion air jt 610
proses evakuasi jenasah korban pesawat lion air jt 610 (net)

Saat itu, Dian menunggu suaminya di Bandara Pangkalpinang dan membawakan baju dinas suaminya yang berencana langsung bertugas menuju Polda Babel.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved