Berita Kabupaten Manggarai

Gubernur NTT Dorong PAD Mabar 1 Triliun, Taman Nasional Komodo Diambil Alih Pemprov

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten itu bisa mencapai Rp 1 triliun.

Gubernur NTT Dorong PAD Mabar 1 Triliun, Taman Nasional Komodo Diambil Alih Pemprov
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat tiba di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mendorong dan meyakinkan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten itu bisa mencapai Rp 1 triliun.

Salah satu upaya untuk mencapai hal itu, yakni pengelolaan Taman Nasional Komodo (TNK) akan ambil alih oleh Pemerintah Provinsi NTT dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dia menegaskan bahwa gubernur dan jajaran Forkompinda Provinsi adalah orang pusat yang mengurus daerah sehingga bila pengelolaan TNK dilimpahkan ke provinsi, artinya taman nasional itu masih tetap dikelola oleh pemerintah pusat.

Baca: Putri Marino : Sangat Membekas Dalam Ingatan Saat Melahirkan Putrinya Surinala Carolina Jarumilind

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 12 Oktober 2018: Capricorn Lagi Sibuk, Leo Banyak Bicara

Baca: Inilah 5 Selebriti Tanah Air Ini Setia Mendampingi Pasangan Hingga Maut Memisahkan

Baca: Cuaca di NTT Hari Ini Diprediksi Cerah Hingga Cerah Berawan

Baca: Gubernur NTT: Labuan Bajo Sedang Proses Menuju Kesempurnaan, 2019 Akan Berjalan Lebih Baik

Baca: Netizen: Sudah Cocok Jadi Ayah! Saar Richard Kyle Temani El Barack ke Dokter Gigi

"Masa PAD di Mabar hanya Rp 100 miliar. Saya mau Rp 1 triliun. Manggarai Barat bupatinya orang top, wakil bupatinya hebat. Masa omongnya hanya Rp 100 miliar, harus Rp 1 triliun. Kalau kita sudah punya target begitu, kita lihat potensi yang kita miliki," kata Viktor saat bertemu petinggi daerah Kabupaten Mabar tadi malam di Rumah Jabatan (Rujab) bupati.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Baju Putih), saat meninjau proyek pembangunan areal komersil dan hotel milik PT ASDP di kawasan pelabuhan marina Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018).
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Baju Putih), saat meninjau proyek pembangunan areal komersil dan hotel milik PT ASDP di kawasan pelabuhan marina Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018). (POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS)

Dia menegaskan bahwa perencanaan harus dibuat secara baik untuk mencapai PAD Rp 1 triliun itu.

"Kita punya Labuan Bajo, atraksinya begitu indah tetapi kita takut dalam cara merencanakannya. Maka kita harus duduk bersama. Rp 1 triliun itu kecil bagi Labuan Bajo. Di tangan kita ada Kejari, Dandim, Kapolres, Pengadilan, semuanya bekerja," kata Viktor.

Dirinya kata dia sudah bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar pengelolaan TNK dilimpahkan ke pemerintah provinsi NTT.

"Saya sudah minta menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami sudah rapat agar TNK dilimpahkan ke provinsi untuk mengelola itu. Karena itu perlu kerja bersama, kerja cerdas dan kerja cepat," kata Viktor.
Disampaikannya, desain pembangunan Labuan Bajo bisa sama dengan Batam tetapi kepala otoritanya harus gubernur.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memantau tempat kuliner yang baru di Kampung Ujung Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018).
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memantau tempat kuliner yang baru di Kampung Ujung Labuan Bajo, Kamis (11/10/2018). (POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS)

"Desainnya boleh sama tetapi kepala otorita harus gubernur dan anggotanya Forkompinda Provinsi, pelaksana lapangan bupati," kata Viktor.

Dia menegaskan bahwa TNK harus dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (POS-KUPANG.COM)

"Saya tidak akan pernah ragu berhadapan dengan siapapun. Saya akan menghadap presiden, kami tidak mau menerima orang pusat di sini karena kami adalah orang pusat yang ada di sini, kami yang kendalikan," tegas Viktor.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved