Berita Tsunami Palu
Polda Sulsel Kirim Anjing Pelacak Cari Jenazah Korban Gempa
Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengirimkan bantuan berupa 2 ekor anjing pelacak (K9) untuk mencari para korban gempa Palu dan Donggala
POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Pasca gempabumi dan tsunami yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengirimkan bantuan berupa 2 ekor anjing pelacak (K9) untuk mencari para korban.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani dalam keterangan persnya, Sabtu (29/9/2018) mengatakan, 2 ekor anjing pelacak tersebut milik Direktorat Sabhara Polda Sulsel berjenis Ras Pointer dan Belgian Malinois.
Anjing pelacak ini dikirim untuk mengendus korban-korban gempabumi dan tsunami di Sulteng.
Baca: Cerita Pilot Batik Air yang Takeoff Saat Gempa Palu Sebelum Tower Roboh, Begini Kisahnya
"Selain 2 ekor anjing pelacak berkemampuan SAR, 5 orang anggota Dit Sabhara yang merupakan pawang K9 itu juga dikirim ke Sulteng. Bantuan ini sudah diberangkatkan sejak tadi pagi," katanya.
Sementara itu, Humas Basarnas Makassar Hamsidar mengungkapkan, sebanyak 10 personil SAR telah diberangkatkan ke Sulteng sejak Jumat (28/8/2018) malam.
Baca: BNPB: 48 Orang Meninggal Dunia, Ratusan Orang Terluka akibat Tsunami Palu-Donggala
Pengiriman awal 10 orang personil bantuan SAR menuju ke Sulteng dengan melalui jalur darat.
"Sebanyak 10 personil Basarnas Makassar ini menggunakan truk ke Sulteng dengan membawa peralatan SAR. Soalnya bandara Palu ditutup dan tidak ada penerbangan ke sana. Untuk pengiriman bantuan lanjutan, kami menunggu perintah selanjutnya. Apakah kapal laut milik Basarnas Makassar, akan dikerahkan jika dibutuhkan disana," tandasnya.
Selain Polri dan Basarnas mengirimkan bantuan kemanusiaan di Sulteng, TNI dari Angkatan Darat, Udara, dan Laut yang bermarkas di Kota Makassar juga mengirimkan personilnya. (*)