Berita Kota Kupang Terkini
Setelah Porprov 2018, Pengurus Taekwondo Siapkan Atlet untuk Pra-PON
Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi NTT telah melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap atlet-atlet berprestasi selama Porprov 2018.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi NTT telah melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap atlet-atlet berprestasi yang berlaga selama Porprov 2018.
Pemantauan dan pemetaan atlet dilakukan untuk menyiapkan para atlet menjelang Pra PON 2019 dan PON 2020 di Papua.
"Nanti kita akan panggil para atlet untuk seleksi lagi," kata Ketua PBTI NTT yang baru dilantik, Harry Alexander Riwu Kaho, di Hotel Aston, Kupang, Sabtu (15/9/2018) pagi.
Baca: Tidak Ada Bacaleg Koruptor untuk DPRD NTT
Seusai Porprov 2018, para pengurus PBTI NTT sendiri akan melangsungkan rapat kerja daerah untuk menyusun program jangkan pendek, menengah dan jangka panjang.
Program jangka pendek sendiri, jelasnya, para atlet akan disiapkan untuk gelaran Pra PON di Denpasar, Bali 2019 mendatang. Sedangkan program jangka panjang, para atlet akan dilatih dan dipersiapkan juga untuk Sea Games dan Asian Games di waktu mendatang.
Selanjutnya, Ketua Umum PBTI NTT masa bakti 2018-2022 ini juga menyebutkan para taekwondoin junior yang berusia rata-rata 19 tahun juga sudah dipersiapkan untuk menghadali pelbagai kejuaraan yang ada.
"Empat tahun lalu kita juga sudah punya atlet junior yang berlaga di PON," katanya.
Dalam rakerda, demikian Harry menjelaskan, para pengurus akan membahas rencana berjenjang konsolidasi organisasi, penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur yang baik.
Ia optimistis di bawah kepemimpinannya, olahraga taekwondo di NTT dapat berkembang jauh lebih baik. (*)