Berita Regional

Hati Anak Gadis Ini Teriris Begitu Melihat Ibunya Diarak Hanya Gunakan Pakaian Dalam

Hati Anak Gadis Ini Teriris Begitu Melihat Ibunya Diarak dan Diikat di Pohon Hanya Gunakan Pakaian Dalam.

Hati Anak Gadis Ini Teriris Begitu Melihat Ibunya Diarak Hanya Gunakan Pakaian Dalam
Facebook/Siliyana Angelita Manurung
Siliyana Angelita Manurung menunjukkan luka di bibir yang menurutnya akibat dipukul warga. (Kanan) Lapo tuak milik orangtua Siliyana yang menurutnya dihancurkan warga. 

Hati Anak Gadis Ini Teriris Begitu Melihat Ibunya Diarak dan Diikat di Pohon Hanya Gunakan Pakaian Dalam

POS-KUPANG.com - Seorang perempuan muda, Siliyana Angelita Manurung, meluapkan jeritan hati melalui media sosial dan mengaku dianiaya bersama ibunya oleh warga di wilayah tempat tinggalnya.

Angelita yang tinggal di daerah Medan Estate, Deliserdang ini, meminta tolong kepada warganet, lembaga bantuan hukum (LBH), dan para jurnalis untuk menolong ia dan ibunya yang menurutnya telah menjadi korban persekusi.

Melalui video yang diunggah di akun Facebooknya, Rabu (12/8/2018), Angelita dengan bekas lebam masih nampak di wajahnya, menceritakan kejadian sambil menangis.

"Awalnya ibu saya menolak, tapi anak itu memaksa karena dengan alasan ingin membeli nasi, belum makan."

'Akhirnya mamakku membelinya," tuturnya.

Sepatu pun berpindah tangan. Ibunya menyerahkan uang Rp15 ribu.

Rabu pagi, Angelita dibangunkan oleh pekerja di lapo milik ibunya.

"Tadi pagi, saya juga tidak tahu bagaimana ceritanya, saya masih tidur di kamar, pekerja di sini membangunkan saya (mengatakan) 'Kak, mama di arak-arak sama orang kampung sini. Gara-gara mama beli sepatu dari si Basir," ujarnya.

Angelita pun langsung bergegas keluar rumah untuk mendapatkan ibunya.

Begitu sampai di lokasi di mana banyak warga berkumpul, ia mengaku melihat ibunya diikat di sebuah pohon.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved