Berita CPNS

Pemkab Sumbar Usul CPNS 1400 Orang

keputusan jumlah kuota CPNS bagi daerah ini sepenuhnya wewenang pemerintah pusat

Pemkab Sumbar Usul CPNS 1400 Orang
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kepala BKPP Kab.Sumba Barat, Titus Diaz Liurai, S.Sos

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Kepala badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumba Barat, Titus Diaz Liurai, S.Sos mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah pusat sebanyak 1400 orang kebutuhan CPNS bagi Kabupaten Sumba Barat.

Namun demikian, keputusan jumlah kuota CPNS bagi daerah ini sepenuhnya wewenang pemerintah pusat.

Kepala Badan Kepegawian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumba Barat, Titus Diaz Liurai, S.Sos menyampaikan hal itu ketika dikonformasi pos kupang tentang kuota CPNS tahun 2018 ditengah kesibukannya mengawasi pembongkaran stand pameran produk pangan lokal NTT pada peringatan hari pangan sedunia tingkat propinsi NTT ke-38 di lapangan pacuan kuda Gelora Pada Eweta Sumba Barat, Kamis (6/9/2018).

Menurutnya, hari ini ( Kamis 6/9/2018), sekretaris daerah Kabupaten Sumba Barat, Drs.Umbu Dingu Dedi didampingi sekretaris BKPP, Antonius S.Kabba mengikuti pertemuan bersama dengan kementerian PAN RI di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut barulah mendapat kepastian kuota CPNS dan teknis pengadaan CPNS.

Karenanya perkembangan lebih lanjut tentang CPNS tahun 2018 menunggu kembalinya sekretaris daerah, Drs.Umbu Dingu Dedi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk Kabupaten Sumba Barat sampai saat ini terdapat 2.483 pegawai negeri sipil yang aktif, tenaga honor sebanyak 2821 orang.

Dari jumlah PNS tersebut, rata-rata setiap tahun pensiun, meninggal dunia, pindah tugas ke daerah lain sekitar 80-an orang.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, tenaga yang dibutuhkan pada penerimaan CPNS kali ini masih memprioritaskan tenaga guru dan kesehatan.

Disamping itu tenaga teknik, serjana pariwisata, pertanian, peternakan dan lain-lain.

Mudah-mudahan keputusan pemerintah pusat memenuhi harapan pemerintah dan masyarakat daerah ini. (*)

 

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help