Berita Kabupaten Malaka

DPRD Malaka Minta Pemerintah Kontrol Pelayanan BBM di SPBU

Ketua Komisi III DPRD Malaka, Petrus Tei Seran meminta Pemerintah Kabupaten Malaka terus melakukan kontrol pelayanan BBM di SPBU

DPRD Malaka Minta Pemerintah Kontrol Pelayanan BBM di SPBU
pos kupang.com, teni jenahas
anggota DPRD Malaka Petrus Tey Seran 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BETUN---Ketua Komisi III DPRD Malaka, Petrus Tei Seran meminta Pemerintah Kabupaten Malaka agar terus melakukan kontrol terhadap pelayanan BBM di SPBU dan APMS di Kabupaten Malaka.

Hal urgen yang harus kontrol adalah layanan pengisian BBM yang menggunakan jerigen. Pengisian di jerigen cenderung untuk kegiatan bisnis oleh orang-orang tertentu. Kondisi ini tentu merugikan masyarakat lainnya.

Baca: Berakhir Masa Tugas! Penjabat Gubernur Robet Simbolon Pamit Kepada Rakyat NTT

Hal itu dikatakan Petrus Tey Seran kepada wartawan, Selasa (4/9/2018). Menurut Tei Seran, BBM bersubsidi diperuntukan bagi masyarakat yang pengisiannya di kendaraan, bukan di jerigen. Pengisian di jerigen hanya untuk kepentingan tertentu dan diatur oleh pemerintah. Ketika pengisiaan di jerigen lebih banyak maka akan merugikan masyarakat.

“BBM itu bersubsidi untuk meringankan beban rakyat bukan menambah beban sehingga harus dikontrol agar benar-bermanfaat bagi rakyat banyak," kata Tey Seran.

Mantan Ketua Komisi I DPRD Malaka ini mengatakan, DPRD akan mengagendakan rapat dengar pendapat dengan mitra di pemerintah dan juga pemilik SPBU dan APMS.

Secara terpisah, anggota DPRD Malaka Ronaldo Asuri kepada wartawan mengatakan, pengisian BBM menggunakan jerigen menjadi masalah yang mesti dibahas dan tindaklanjuti agar tidak merugikan masyarakat banyak.

Menurut Ronal, petugas SPBU di Malaka berpikir seolah-olah pengisian BBM di jerigen itu sama prioritasnya dengan pengisian di kendaraan. Padahal, sesuai aturan pengisian BBM di SPBU atau APMS itu lebih mengutamakan kendaraan. Bahkan ketika stok BBM sudah menipis, pengisian di jerigen tidak boleh dilayani.

Tetapi fakta ini berbeda dengan di Malaka. Pengisian BBM di jerigen lebih diutamakan ketimbang kendaraan sehingga BBM lebih cepat habis. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help