Berita NTT

Anwar Hajral Desak Penegak Hukum Selidiki Proyek Stadion Oepoi

Anwar Hajral mendesak aparat penegak hukum segera selidiki Proyek Pembangunan Stadion Oepoi yang hingga kini belumnjuga kelar.

Anwar Hajral Desak Penegak Hukum Selidiki Proyek Stadion Oepoi
POS KUPANG/FERRY NDOEN
Para tukang sedang mengerjakan proyek rehabilitasi Stadion Oepoi Kupang, Rabu (7/2/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Anwar Hajral mendesak aparat penegak hukum segera selidiki Proyek Pembangunan Stadion Oepoi yang hingga kini belumnjuga kelar.

Anggota DPRD Provinsi NTT Parta Keadilan Sosial (PKS), mengatakan, proyek pembangunan Stadion Oepoi Kupang yang dibangun sejak tahun 2017 dan dilanjutkan tahun 2018, diduga bermasalah.

Hajral yang ditemui di Gedung DPRD Provinsi NTT, Senin (27/8/2018), mengatakan, Hajral mengatakan, kontraktor pertama yang mengerjakan proyek Stadion Oepoi Kupang pada tahun 2017 tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sehingga dihentikan.
Pekerjaan proyek Stadion Oepoi in, katanya,  kemudian dilanjutkan kontraktor lainnya pada tahun anggaran 2018.

“Mestinya aparat penegak hukum kejaksaan atau polisi menelusuri proyek ini. DPRD NTT pernah memanggil pemerintah dan pihak kontraktor terkait proyek stadion ini. DPRD NTT juga sudah mendesak agar ditelusuri dan diusut proyek tersebut,” kata Hajral.

Hajral mengungkapkan, proyek senilai Rp 7 miliar lebih itu diduga berantakan karena rekanan yang mengerjakan proyek itu tidak profesional atau uang sudah terbagi-bagi.

"Kita minta aparat penegak hukum periksa kontraktor pertama. Jangan sampai Proyek Pembangunan Stadion Oepoi sama dengan Hambalang. Banyak pihak yang sudah masuk angin," kata Hjral.

Ia berharap, aparat penegak hukum bisa membongkar persoalan di balik mangkirnya kontraktor pertama. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help