Berita Pilpres 2019

Ini Sikap Ustadz Abdul Somad, Ustadz Oemar, Felix Siauw dan Hanan Attaki pada Pilpres

Ini Sikap UAS, Ustadz Oemar, Felix Siauw dan Hanan Attaki pada Pilpres, simak baik-baik ya.

Ini Sikap Ustadz Abdul Somad, Ustadz Oemar, Felix Siauw dan Hanan Attaki pada Pilpres
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah pada acara Tabligh Akbar di Serpong, Tangerang, Selatan, Banten, Rabu (11/7). 

POS-KUPANG.COM - Di tengah proses menuju Pemilihan Presiden 2019, Empat penceramah kondang yakni Ustadz Abdul Somad, Ustadz Hanan Attaki, Ustadz Felix Siauw, dan Ustadz Oemar Mita muncul bersama di sebuah video yang diunggah di Youtube, Minggu (12/8/2018).

Meski tidak menyebut kaitan dengan proses politik yang terjadi di Indonesia, keempatnya menyerukan pesan persatuan.

Video yang diunggah melalui akun Tafaqquh Video, yang bisa dikatakan akun resmi Ustadz Abdul Somad itu, mengajak umat menjaga persatuan, dan mensyukuri perbedaan.

Baca: Google Doodle Rayakan Peringatan Ulang Tahun Taman Nasional Bunaken, Begini Keindahannya!

Baca: Pasca Kebakaran, Pesona Kampung Rumah Adat Gurusina Tinggal Kenangan?

Baca: 17 Fakta Dalam Peristiwa Kebakaran Kampung Rumah Adat Gurusina di Jerebuu

"Allah ciptakan berbeda-beda, kulit, bentuk rupa, kemampuan akal beda, fisik beda, harta beda. Ditengah keberankearagaman itu ada keindahan. Kami (para ulama) dari latar belakang berbeda, suku, kita ada perkara yang kita sepakati, ada yang berbeda, kita berlapang dada menerima perbedaan," ujar Abdul Somad.

Sedangkan ustadz Oemar mengatakan, jika kita tidak sepakat dalam beberapa hal, tapi ada yang kita sepakati.

"Bahwa kita saudara, kita selayaknya pakaian saling menghiasi, menata jalan keimanan," tuturnya.

Sementara Ustadz Felix Siauw berpendapat, Ia selalu meminta kepada Allah SWT agar terjadi persatuan kaum muslim.

"Bagi saya tidak ada yang lebih penting dari persatuan. Allah sampaikan dalam Alquran, persatuan ini tidak bisa dibeli. Seberapapun yang kita punya, Balikan yok, jadi satu lagi," tutur Felix.

Dai Kondang Hanan Attaki pun mengungkapkan hal senada.

Ia mengatakan, persatuan dimulai dari hati masing-masing.

"Karena Allah banyak bicara urusan hati. Bukan berarti yang kita setujui, orang lain harus setuju. Kita harus punya rasa empati, care,  mudah-mudahan ini jadi semangat kita, mari kita berangkulan tangan," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help