Berita Kota Kupang

Germas PP PMKRI: Mustahil Persatuan Tanpa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

PP PMKRI, Rinto Namang, menyatakan bahwa kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan prasyarat bagi persatuan bangsa.

Germas PP PMKRI: Mustahil Persatuan Tanpa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
ISTIMEWA
Presidium Germas PP PMKRI, Rinto Namang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Presidium Gerakan Kemasyarakatan Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Rinto Namang, dalam jumpa pers jelang deklarasi #Kita_Indonesia di Kota Kupang, menyatakan bahwa kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan prasyarat bagi persatuan bangsa.

Menurut Namang, persatuan hanya mungkin dapat terealisasi di negeri ini apabila tidak ada lagi terjadi praktik penghisapan manusia atas manusia, serta tidak ada lagi perbudakan antara manusia yang satu terhadap manusia yang lain.

" Kemanusiaan adalah kunci bagi persatuan. Persatuan hanya mungkin terwujud manakala martabat manusia dihormati dan dijunjung tinggi," ungkap Namang kepada wartawan di ruang rapat Marga Juang 63, PMKRI Kupang.

Baca: PKB Dorong Cak Imin Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf Amin, Ini Alasannya

Namang mengatakan hal itu menyusul masih maraknya praktik perdagangan orang di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur akhir-akhir ini yang berakir pada kematian.

Selain itu, Namang meminta, agar pemerintah dan aparat kepolisian di NTT mengusut tuntas kasus tersebut mulai dari akarnya. Dengan begitu praktik perdagangan orang dapat segera tuntas dari muka bumi NTT.

" Peran pemerintah daerah dan aparat keamanan perlu dimaksimalkan agar tidak ada lagi kasus perdagangan manusia di NTT. Himpitan ekonomi membuat orang akhirnya rela melakukan apa saja termasuk menjual diri demi mempertahankan hidup, soal ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk mengantisipasinya sejak dini," terang Namang.

Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, Engelbertus Boli Tobin, menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Kupang memandang isu perdagangan orang sebagai isu utama yang menjadi perhatian serius PMKRI Cabang Kupang selama periodesasinya.

" Ini isu laten dan kami serius akan menyuarakannya. Kami juga akan membentuk tim advokasi kasus perdagangan orang yang dalam waktu dekat mulai bekerja," terang Engelbertus.

Engelbertus mengemukan, bahwa dalam melaksanakan hal tersebut, dirinya akan melakukan koordinasi dengan organisasi-organisasi kemahasiswaan lainnya untuk bersama-sama menyuarakan kasus perdagangan orang yang marak terjadi di NTT.

" Kami akan bekerja sama dengan semua pihak, terutama rekan-rekan Kelompok Cipayung yang ada di Kupang," ungkap Engelbertus. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help