Berita Regional

Polisi dan Anggota KKB Terlibat Baku Tembak di Puncak Jaya

Aparat Polres Puncak Jaya, Pupua, terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Selasa (7/8/2018).

Polisi dan Anggota KKB Terlibat Baku Tembak di Puncak Jaya
KOMPAS.com/istimewa
Mobil patroli Polres Puncak Jaya yang mengalami pecah ban saat ditembak KKB 

POS-KUPANG.COM | TIMIKA - Aparat Polres Puncak Jaya, Pupua, terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Selasa (7/8/2018).

Kontak tembak ini terjadi di daerah Puncak Senyum, Distrik Irimuli, sekitar pukul 12.30 WIT.

Saat itu, 18 personel polisi dipimpin Kabagops AKP Ferdinand B Maasaset dengan menggunakan 2 mobil patroli akan pergi menuju Distrik Illu dari Mapolres Puncak Jaya.

Baca: BNPB Prediksi Kerugian Akibat 2 Gempa Lombok Capai Rp 1 Triliun

Namun saat melintasi Puncak Senyum, mobil yang mereka gunakan ditembak anggota KKB. Tembakan itu kemudian dibalas, sehingga terjadi baku tembak antara polisi dan anggota KKB.

Satgas Polda Papua yang mendukung Polres Puncak Jaya kemudian tiba di lokasi kejadian untuk membantu rekan mereka.

Setelah situasi terkendali, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Distrik Illu. Namun, baru sekitar 10 menit perjalanan, rombongan kembali ditembaki anggota KKB.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pelaku penembakan diduga berasal dari kelompok Lanny Jaya pimpinan Pilia.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun 2 mobil patroli terkena tembakan.

"Mobil pertama mengenai ban depan sebelah kiri serta bemper depan sebelah kiri, dan mobil kedua mengenai ban depan sebelah kiri dan bak penutup belakang mobil," kata Kamal, Selasa (7/8/2018) malam.

Menurut dia, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan TNI setempat untuk mengejar kelompok tersebut.

"Untuk situasi sementara Kabupaten Puncak Jaya masih aman dan kondusif," pungkas dia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved