Berita Nasional

Gara-gara Jimny, Bos Indomobil Ditelepon Banyak Jenderal

Masyarakat Indonesia yang loyal terhadap Suzuki Jimny masih cukup banyak.

Gara-gara Jimny, Bos Indomobil Ditelepon Banyak Jenderal
KOMPAS.com
Jokowi melihat generasi terbaru Jimny di GIIAS 2018, didampingi eksekutif Indomobil dan staf menteri. 

POS-KUPANG.COM | TANGERANG - Masyarakat Indonesia yang loyal terhadap Suzuki Jimny masih cukup banyak. Terbukti sejak tahun lalu menghadirkan edisi terbatas hanya 88 unit, bisa habis terjual dalam waktu singkat.

Belum lagi, kini hadir Jimny generasi terbaru yang sudah dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) hingga 12 Agustus 2018 di ICE, BSD, Tangerang.

Subronto Laras, Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses International bercerita, bahwa sejak informasi bahwa Suzuki akan membawa Jimny terbaru ke Indonesia, sudah banyak orang yang menanyakan kebenaran berita tersebut.

Baca: Sasaran yang Sudah Diimunisasi MR di NTT Sudah Mencapai 8,60 Persen

"Saya dihubungi oleh beberapa jenderal TNI yang bertanya soal Jimny," ucap Subronto belum lama ini di stan Suzuki hall 8 ICE, BSD, Tangerang.

Menurut dia, penggemar Jimny di Tanah Air ini begitu banyak. Bahkan, Jimny ternyata mobil pertama yang dimiliki Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Suzuki New Jimny dipamerkan saat acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018).

Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan. Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.

"Mobil ini punya sejarah dan kenangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Maka dari itu kita hadirkan di sini, dan sedang kita pelajari untuk dijual dan diproduksi lagi di Indonesia," ujar Subronto.

Jimny yang akan diproduksi di Tanah Air itu, merupakan varian Sierra dengan mesin 1.5-liter atau sama seperti jantung pacu All New Ertiga (K15B) yang juga sudah dibuat di Indonesia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help