Berita Lembata

Anggota DPRD Lembata Bediona Cs Di Lapas Satu Blok dengan Pencuri

Ipi Bediona dan Ferry Koban menghuni satu blok, yakni Blok B5 bersama para tahanan dan terpidana pencuri. Di blok itu terdapat belasan orang

Anggota DPRD Lembata Bediona Cs Di Lapas Satu Blok dengan Pencuri
pos kupang.com, frans krowin
Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Lembata, Fransiskus Gregorius Riberu 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Ipi Bediona dan Ferry Koban menghuni satu blok, yakni Blok B5 bersama para tahanan dan terpidana pencuri. Di blok itu terdapat belasan orang dan kedua oknum anggota DPRD Lembata ini menempati kamar no 5.

Hal itu diungkapkan Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Kelas III Lembata, Frengky Riberu, ketika ditemui Pos Kupang.Com Jumat (3/8/2018). "Dua terpidana itu berada di Blok B5 bersama tahanan kasus pencurian. Ada juga terpidana kasus lain di blok itu," ujar Frengky.

Dikatakannya, meski sama-sama dalam satu blok, tetapi perlakuan terhadap Bediona dan Ferry Koban itu beda dengan tahanan dan terpidana lainnya. Untuk satu minggu ke depan, Ipi Bediona dan Ferry Koban itu menjalani tahap isolasi sebagai masa pengenalan lingkungan (mapenaling) di lapas tersebut.

"Di lapas ini semua terpidana diperlakukan sama. Kami tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap semua penghuni lapas. Kami juga tidak mengistimewakan Ipi Bediona dan Ferry Koban. Di lapas ini semua terpidana diperlakukan sama," tandas Frengky.

Selama masa isolasi selama 7 hari ke depan, tegas Frengky, baik istri, anak atau pun keluarga dan para sahabat terpidana, tidak diizinkan untuk menjenguk kedua terpidana tersebut. Sebab dalam tenggat waktu tersebut, baik Ipi Bediona maupun Ferry Koban harus diisolasi.

"Ini aturan di lapas. Bahwa semua terpidana yang baru masuk, harus melewati masa isolasi. Itu artinya dua oknum anggota Dewan ini harus melewati tahap ini, sama seperti yang pernah dirasakan terpidana lain. Aturannya begitu jadi mutlak ditaati," ujar Frengky.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini dua oknum anggota Dewan itu harus tunduk di bawah aturan lapas. Misalnya, bangun pagi pukul 05.00 Wita dan jadwal lainnya. Tapi keduanya masih diisolasi sehingga aktivitasnya masih dibatasi. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved