Berita Kota Kupang

200 Pelanggan PDAM Kota Kupang Tak Dapat Layanan Karena Jaringan Pipa Rusak

200 Pelanggan PDAM Kota Kupang tidak mendapat pelayanan air bersih dikarenakan rusaknya jaringan pipa PDAM Kota Kupang.

200 Pelanggan PDAM Kota Kupang Tak Dapat Layanan Karena Jaringan Pipa Rusak
pos kupang.com, maria ae toda
PJS Direktur PDAM Kota Kupang Romy Seran 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG- Sebanyak 200 Pelanggan PDAM Kota Kupang tidak mendapatkan pelayanan air bersih dikarenakan rusaknya jaringan pipa PDAM Kota Kupang. Hal ini diungkapkan PJS Direktur PDAM Kota Kupang Romy Seran saat dihubungi Jumat (27/7/2018) sore.

Menurut Romy rusaknya jaringan pipa PDAM dikarenakan proses pengerjaan pelebaran jalan yang sedang dikerjakan oleh pihak dinas pekerjaan umum Kota Kupang.

" Ada sekitar 200 pelanggan PDAM Kota Kupang yang tidak bisa mendapatkan layanan air kami karena jaringan pipa di beberapa titik besar rusak akibat pengerjaan pelebaran jalan. Beberapa titik tersebut yaitu di sepanjang jalan depan Sasando hingga Novanto Center terus menuju pasar Oebobo," ujarnya.

Mengenai Solusi yang ditawarkan pihak PDAM Kota Kupang Romy menjelaskan pihaknya hanya bisa memberi layanan air pada masyarakat melalui jaringan pipa tersebut dan apabila sistemnya sudah terganggu seperti saat ini maka pihaknya tidak bisa memvantu lebih banyak dan hanya bisa meminta pengertian masyarakat pengguna yang tidak mendapat layanan air untuk beberapa waktu.

Hingga hari ini menurut Romy pihaknyanjuga sudah mendapatkan informasi bahwa pihak Dinas pekerjaan umum akan segera memperbaiki jaringan pipanyang rusak tersebut.

Dan ia berharap agar bisa dilakuman dalam jangka waktu 2 minggu ini agar masyarakat bisa segera kembali mendapat pelayanan air.

" Dalam hal ini kami memang dirugikan dalam hal pelayanan air pada masyarakat begitupun juga dengan pelanggan. Tetapi secara perusahaan kami juga mengalami kerugian karena 200 pelanggan tidak bisa dilayani dan secara otomotasi mereka tidak membayar.

Sistem pembayaran kita kubikasi jadi kalau tidak dilayani berarti pelanggan tidak membayar," pungkasnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved