Berita Pendidikan
Tidak Bisa Masuk SMA, Ratusan Siswa Datangi Gedung Rakyat, DPRD NTT Jangan Tidur
Tidak bisa masuk sekolah di Kupang, ratusan peserta didik baru tahun ajaran 2018/2019 datangi gedung rakyat, mereka minta DPRD jangan tidur.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Thomas Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tidak bisa masuk sekolah di Kupang, ratusan peserta didik baru tahun ajaran 2018/2019 datangi gedung rakyat, mereka minta DPRD jangan tidur.
Salah seorang siswa mengatakan, anggota DPRD NTT tidak boleh tidur.
Anggota DPRD Provinsi NTT, kata Anak itu, harus dapat memperjuangkan aspirasi mereka supaya mereka dapat mendaftar ke SMA.
"Anggota DPR Provinsi NTT jangan tidur. Katanya wakil rakyat. Tapi aspirasi kami tidak diperjuangkan. Kami minta harus perjuangkan aspirasi kami. Kami mau sekolah," teriak anak kita.
Dalam poster tersebut bertuliskan "Kami Mau Dikemanakan, Katanya Mau Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Tapi Mau Masuk SMA Tidak Bisa".
Aksi di Gedung DPRD NTT dilakukan setelah mereka melakukan demonstrasi di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi NTT.
Mereka datang membawa serta orangtuannya sejak pagi sekira pukul 09:00 Wita.
Ratusan calon peserta didik baru itu datang membawakan poster sebagai bentuk aksi protes terhadap DPRD Provinsi.
Dalam aksinya ratusan calon peserta didik itu menyoraki DPRD Provinsi NTT yang adalah wakil rakyat. (*)