Catatan Dewa Putu Sahadewa
Ketika Dua Pemain Terbaik Dunia Pulang
Tak perlu lama menangisi Ronaldo dan Messi. Akan terus lahir bintang-bintang yang akan menyinari persepakbolaan dunia.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Christiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah para pemain terbaik dunia. Ballon de Or sebagai tanda resmi sebagai pesepakbola terhebat sejagat bergantian mereka pegang dalam 5 tahun terakhir ini.
Dalam pagelaran teater akbar 16 besar piala dunia 2018 nasib mereka pun sama. Sama-sama harus pulang bareng ke negara masing-masing. Permainan tim yang begitu solid dari Prancis dengan kecepatan roket Mbappe menikam gawang Argentina sampai 4 kali. Pada saat yang sama Argentina hanya mampu membalas dengan 3 gol. Messi hanya berhak tercatat memberi dua assist tanpa gol. Yang berarti rekor selalu memberi asisst dalam empat partai piala dunia terakhir.
Mbappe pemain U19 Prancis mengambil alih panggung Kazan Arena dengan dukungan penuh otak permainan Griezmann dan ketenangan Paul Pogba di tengah yang menjadikan antar lini Prancis lebih solid.
Menguasai ball possesion, Argentina coba menekan sejak awal , meskipun tertinggal 0-1 karena pinalti Griezmann karena Mbappe yang dihentikan paksa, namun Argentina mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1. Kedua kesebelasan bermain terbuka dengan pertahanan Prancis yang terlihat lebih kokoh. Messi dikuntit Kante ke manapun dia lari, dengan sekali-sekali Griezmann turun dan Matuidi serta Umtiti memberi double team sehingga Messi pun mandul.
Sebaliknya Pemain Argentina seperti tidak fokus harus menjaga pemain depan Prancis yang merancang serangan begitu cepat. Transisi antara situasi bertahan dan menyerang begitu mulus diperagakan para pemain asuhan Didier Deschamps. Beberapa kali serangan balik tajam mengancam serius gawang Armani.
Partai yang luar biasa, penikmat sepakbola pasti puas, apalagi fans Prancis boleh berpesta karena jagoannya tampil bak sebuah tim yang siap juara dunia. Namun fans Argentina tetap bisa tegak kepala karena kalah dengan terhormat. Jelas terlihat semua pemain berjibaku merebut bola, mengusai permainan dan menyerang dengan tajam.
Sementara itu seorang pemain remaja bernama Kyllian Mbappe telah matang, di ajang sekelas Piala Dunia. Sama sekali tidak terlihat canggung, kecepatan menggiring bola menusuk kotak pinalti, membuka ruang di sayap kanan bahkan tiba-tiba sudah di posisi sayap kiri benar-benar mengoyak Argentina. Para pemain senior di kubu Argentina harus angkat topi.
Prestasi Mbappe menyamai Pele 1958 sebagai pemain remaja yang mencetak dua gol dalam partai piala dunia. "Sangat menyenangkan bisa berada dalam catatan yang sama dengan Pele tapi saya belumlah bisa disamakan karena Pele berada dalam kategori yang berbeda dan masa yang berbeda" ujar Mbappe merendah.
Partai ini ternyata menghasilkan banyak rekor sementara dalam piala dunia. Tendangan yang menjadi gol dengan jarak terjauh dicetak Angel Di Maria, Kartu terbanyak diraih Mascherano dengan 7 kartu selama kesertaan dalam piala dunia. Dan remaja dengan dua gol oleh Mbappe.
Sementara di partai berikutnya Portugal dibekap dua gol Cavani. Benteng biru Uruguay yang digalang Godin terlalu kokoh untuk Ronaldo. Hanya Pepe yang bisa menyamakan kedudukan 1-1. Suarez striker Uruguay pun puas dengan catatan hanya memberi assist untuk Cavani. Skor 2-1, Portugal pulang. Ronaldo pulang. Menyusul Messi pulang.
Piala Dunia tanpa dua pemain terbaik dunia. Banyak pertanyaan berkecamuk tapi yakinlah piala dunia 2018 dan sampai kapanpun akan tetap menarik karena ini era permainan menyerang. Begitu banyak gol yang tercipta. Mungkin karena tidak hadirnya Cattenacio ala Italia dan Pertahanan Gerendel ala Jerman ? Masih ada petualangan Si Ayam Jantan Biru Prancis yang akan menantang Langit biru La Celeste Uruguay. Sama-sama pernah juara dunia.Sama-sama biru.
Sebanyak 40.000 suporter Argentina di Russia nelangsa, namun sebagai sesama amerika latin dukungan bisa dialihkan kepada Uruguay. Belum lagi 12 tim lain yang masih menjanjikan partai mendebarkan dan gol gol indah di depan mata.
Bagaimana anda di rumah? Tak perlu lama menangisi dua bintang kesayangan sekaligus bebuyutan, Ronaldo dan Messi. Akan terus lahir bintang-bintang yang akan menyinari persepakbolaan dunia. Jadi stay stune tetap sehat. **