Arus dan Angin Kencang Menyulitkan Pencarian Nelayan Magelo'o yang Hilang

Arus laut yang kuat dan tiupan angin yang kencang menyulitkan pencarian Antonius Febrianto Lero, nelayan Dusun Magelo'o di Desa Reroroj

Arus dan Angin Kencang Menyulitkan Pencarian Nelayan Magelo'o yang Hilang
ISTIMEWA
Tim SAR melakukan pencarian korban hilang di Perairan Ndete, 31 Km arah utara Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Arus laut yang kuat dan tiupan angin yang kencang menyulitkan pencarian Antonius Febrianto Lero, nelayan Dusun Magelo'o di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, hilang di perairan Ndete sejak Senin (11/6/2018).

"Kesulitan kita karena arus laut yang kuat dan tiupan angin yang kencang. Hambatan yang lain belum ditemukan selama upaya pencarian ini," kata Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (14/6/2018) siang diMaumere.

Baca: Setelah Terima, KPUD Flotim Langsung Sortir Surat Suara

Putu mengatakan pencarian di hari keempat (bukan hari ketiga, berita sebelumnya) masih nihil. Ia berharap dukungan dan doa agar korban segera ditemukan.

Menurut Putu, wilayah pencarian sudah diperluas hingga 10 Mil ke arah barat mengikuti arus laut. Sedangkan ke arah timur ada banyak aktivitas para nelayan.

"Kami sampaikan kepada para nelayan, kalau menemukan indikasi disampaikan kepada kami," ujar Putu.

Hari Senin (11/6/2018) sekitar pukul 12.00 Wita, lima orang nelayan beristirahat di atas kapal motor kelong sekitar perairan Ndete. Sekitar pukul 15.30 Wita, ketika juragan bangun tidur tidak menemukan Antonius di atas kapal. Mereka sudah berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi tak menemukannya. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help