Tersangka Kerusuhan di Jamukasa Ende Bertambah Menjadi 16 Orang

Jumlah tersangka dalam kasus kerusuhan antar sesama warga di Desa Jamukasa, Kecamatan Ende,Kabupaten Ende, bertambah menjadi 16 orang

Tersangka Kerusuhan di Jamukasa Ende Bertambah Menjadi 16 Orang
POS-KUPANG.COM/Romualdus Pius
Warga Jamukasa mengungsi ke Polsek Ende beberapa waktu lalu pasca kerusuhan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Jumlah tersangka dalam kasus kerusuhan antar sesama warga di Desa Jamukasa, Kecamatan Ende,Kabupaten Ende, bertambah menjadi 16 orang karena sebelumnya polisi menetapkan 12 orang yang menjadi tersangka.

Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Sujud Alif mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM, Rabu (13/6/2018) ketika dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus kerusuhan antar warga di Desa Jamukasa, Kecamatan Ende.

Baca: Dandim Belu Pesan Masyarakat Malaka Jaga Toleransi

Iptu Sujud Alif mengatakan bahwa kasus kerusuhan tersebut ditangani oleh Polsek Ende namun karena mengingkat jumlah tersangka yang cukup banyak maka kasusnya juga ditangani oleh Polres Ende.

"Iya ada yang ditangani oleh Polsek dan juga oleh Polres Ende. Kalau di Polsek menangani kasus penganiyaan sedangkan kalau di Polres yang kasus pengerusakan,"kata Iptu Sujud Alif.

Dikatakan dalam kasus kerusuhan antar warga di Desa Jamukasa selain terjadi penganiyaan juga ada pengerusakan.

Iptu Sujud Alif mengatakan 16 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka itu semuanya ditahan di Sel Mapolres Ende.

Iptu Sujud mengatakan bahwa saat ini kasus kerusuhan dalam proses di Polres Ende dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ende guna menjalani proses hukum selanjutnya.

"Rencananya usai libur Lebaran akan dikirim ke Kejaksaan Negeri Ende," kata Iptu Sujud Alif.

Sebelumnya diberitakan polisi menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam kerusuhan antara warga di Desa Jamukasa, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Saat ini para tersangka ditahan di Mapolres Ende dan juga Polsek Ende.

Kapolsek Ende, AKP Oka Deswanta mengatakan hal itu menjawab Pos Kupang, Sabtu (2/6/2018) ketika dikonfirmasi mengenai perkembangan penyidikan kepolisian atas kasus kerusuhan antar warga di Desa Jamukasa, Kecamatan Ende. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help