Ketua MUI Minta Para Paslon Bersaing Secara Elegan

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu provinsi yang menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub).

Ketua MUI Minta Para Paslon Bersaing Secara Elegan
POS-KUPANG.COM/Tommy Mbenu Nulangi
Ketua Majelis Ulama Indonesia NTT, Drs. H. Abdul Kadir Makarim 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu provinsi yang menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub).

Selain menyelenggarakan pilgub, ada 10 Kabupaten yang ada di NTT juga ikut menyelenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati (pilkada).

Dengan melaksanakan pilgub dan pilkada maka tensi politik di NTT sangat tinggi sehingga dapat memicuh konflik antar masyarakat pendukung.

Baca: Genjot Kunjungan Wisatawan, Kementerian Pariwisata Tata Sejumlah Kawasan di Labuan Bajo

Oleh karena itu, para pasangan calon (paslon) baik itu cagub dan cawagub maupun cabup dan cawabup diminta agar bersaing secara elegan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT Drs. Abdul Kadir Makarim kepada POS-KUPANG.COM di kediamannya, Sabtu (9/6/2018).

Makarim mengatakan, kepada para paslon bersaing secara elegan dengan tidak menfitnah, tidak menyalahkan orang lain tidak mengeluarkan ujaran kebencian.

"Masing-masing paslon berudaha untuk memenangkan pertarungan ini dengan cara-cara yang elegan," kata Makarim.

Makarim menambahkan, calon yang bakal menjadi pemenang dalam pertarungan pilkada adalah calon yang dekat dengan Tuhan.

"Saya percaya siapa yang dekat dengan Tuhan dia pasti menang karena memang dalam pemilihan nanti. Saya percaya itu," kata Makarim.

Makarim mengharapkan, kepada para pendukung fanatik dari paslon agar tidak berlebihan karena belum mengetahui siapa yang menang.

"Jangan terlalu percaya diri mungkin dia punya orang yang menang. Serahkan semua kepada Tuhan, karena Tuhan akan menentukan siapa yang pantas menjadi pemimpin didaerah ini," tegasnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help