Dituduh Lakukan Perkosaan, Harvey Weinstein Mengaku Tak Bersalah

Weinstein telah dikucilkan sejak tuduhan pelecehan seksual diketahui publik. Dia pergi ke Arizona untuk terapi kecanduan seks.

Dituduh Lakukan Perkosaan, Harvey Weinstein Mengaku Tak Bersalah
(REUTERS/Shannon Stapleton)
Produser film Harvey Weinstein tiba di Manhattan Criminal Court di New York, Amerika Serikat, Jumat (25/5/2018). 

POS-KUPANG.COM - Harvey Weinstein mengaku tidak bersalah atasu tuduhan perkosaan dan kejahatan seksual, kata pengacaranya, dalam kasus pertama yang menyeret produser Hollywood itu ke persidangan setelah muncul banyak laporan yang menyudutkannya tahun lalu.

Lebih dari 70 perempuan telah menuduh pendiri studio Miramax film itu atas pelecehan seksual, termasuk perkosaan, yang terjadi sejak beberapa dekade lalu. Tuduhan itu memunculkan gerakan #MeToo, di mana ratusan perempuan terang-terangan menuding pria-pria berkuasa di bidang bisnis, pemerintahan dan hiburan yang telah melakukan pelecehan seksual.

Reuters melaporkan, Weinstein (66) meninggalkan pengadilan Manhattan tanpa berbicara pada reporter, Selasa. Pengacara pembela Benyamin Brafman dan Justin Henry, juru bicara jaksa, menegaskan bahwa Weinstein telah mengaku tidak bersalah.

"Weinstein membantah tuduhan itu. Dia tidak pernah terlibat dalam hubungan seks tanpa izin dengan siapa pun," ujar Brafman pada reporter.

Weinstein menyerahkan diri di sebuah kantor polisi New York pada 25 Mei, dan dibawa ke pengadilan dengan diborgol saat dakwaan pertama.

Hakim memerintahkan dia dibebaskan dengan jaminan uang tunai 1 juta dolar AS dengan syarat menyerahkan paspornya dan setuju untuk memakai alat pelacak lokasi. Dia diperintahkan untuk tidak meninggalkan negara bagian New York atau Connecticut.

Jaksa dari kantor jaksa distrik Manhattan tidak menyebutkan dua wanita yang menuduh Weinstein melakukan penyerangan seksual dalam pengaduan pidana yang diajukan terhadapnya setelah penyelidikan selama sebulan dengan Kepolisian New York.

Detail dari salah satu kasus sangat selaras dengan deskripsi Lucia Evans, mantan calon aktris yang mengatakan kepada New Yorker bahwa Weinstein memaksanya melakukan seks oral pada dirinya pada 2004.

The New York Times dan New Yorker pertama kali memuat tuduhan terhadap Weinstein tahun lalu.

Jika terbukti bersalah atas tuduhan yang paling serius, Weinstein dapat menghadapi hukuman antara lima dan 25 tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved