BREAKING NEWS: Polres Manggarai Barat Tangkap Warga Prancis Tanam Ganja di Labuan Bajo

hasil pemeriksaan terhadap saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP, serta dari barang bukti dan tes urine, Van De Wolf alias Louka ditetapkan

BREAKING NEWS: Polres Manggarai Barat Tangkap Warga Prancis Tanam Ganja di Labuan Bajo
pos kupang.com, servan mamilianus
- warga Prancis, tersangka pelaku kasus ganja dihadirkan saat konferensi pers, selasa (5/6/2018) 

Laporan Wartawan POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Warga Prancis Van De Wolf alias Louka (30), ditangkap dan ditahan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar) di Labuan Bajo, Senin (4/6/2018).
Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK menyampaikan itu kepada wartawan, saat konferensi pers, Selasa (5/6/2018).

Dijelaskannya, Louka terbukti memiliki 15 bibit ganja dan salah satunya ditanam dalam pot di rumah kontraknya di Ketentang, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Dari rumah kontrakan pelaku yang dipagar papan tertutup rapi itu, polisi berhasil menyita barang bukti serta menangkap dan menahan Louka bersama pacarnya, Inggrid Annie Solene Dontot alias Ingrid.

Barang bukti yang disita kata Julisa, yaitu satu pot pohon ganja setinggi 60 centi meter yang ditanam di polybag warna hitam. Ganja yang tumbuh subur itu berada di halaman dalam, samping rumahnya. Polisi juga menyita 10 biji ganja yang disimpan dalam plastik bening, 5 kemasan kaleng warna berisi hitam silver dengan merek Dinafem yang masing-masing berisi satu biji ganja serta dua buah HP.

Dari hasil tes urine, Louka positiv mengunakan atau memakai ganja sedangkan Ingrid negativ.

Louka yang bekerja di perusahan diving itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara atau TKP, serta dari barang bukti dan tes urine, Van De Wolf alias Louka ditetapkan sebagai tersangka. Sementara pacarnya yakni Ingrid masih berstatus saksi. Hasil tes urine, Ingrid belum terbukti sebagai pemakai obat terlarang jenis ganja," kata Julisa.

Ditambahkannya, Louka dijerat pasal 111 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara atau denda sebesar Rp 800 Juta.

Berdasarkan hasil keterangan saksi dan pelaku, Louka menanam ganja itu untuk konsumsi pribadi.

"Pelaku mengaku ganja itu diperolehnya dari seorang warga di Denpasar. Ganja yang ditanam itu bukan merupakan ganja jenis lokal. Kami sudah koordinasi dengan Satresnarkoba Polda NTT untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di jalur Denpasar menuju Labuan Bajo,'' kata Julisa.
Pihaknya kata dia masih mendalami kasus tersebut.(*)

Baca: Paket Amin Minta DKPP Pertimbangkan Posisi Febri Blegur di KPU Alor

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help