Dandim dan Kapolres Sumba Timur Minta Umat Katolik Paroki Wara Tetap Tenang

Masyarakat Sumba Timur dan khususnya umat Katolik Paroki Sang Penebus Wara Kota Waingapu agar tetap tenang dan tidak takut dalam pelaksanaan ibadah.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Dandim Sumba Timur Letkol Inf. Zaenuddin, SE, dan Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor M T Silalahi, S.H, M.H sedang memberikan arahan di mimbar Gereja Katolik Sang Penebus Wara, Minggu (27/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Komandan Kodim 1601 Sumba Timur, Letkol Inf. Zaenuddin, SE, dan Kapolres Sumba Timur, AKBP. Victor M T Silalahi, S.H, MH meminta kepada masyarakat Sumba Timur dan khususnya umat Katolik Paroki Sang Penebus Wara Kota Waingapu agar tetap tenang dan tidak takut dalam pelaksanaan ibadah.

Permintaan itu disampaikan Zaenuddin dan Victor dalam kegiatan sinergitas TNI dan Polri di Geraja Katolik Sang Penebus Wara, Minggu (27/5/2018).

Baca: Setiap Malam Minggu Selama Bulan Puasa, Ramayana Flobamora Mall Kupang Gelar Midnight Sale

Kegiatan itu diikuti seluruh jemaat dari TNI dan Polri serta sekitar 600 umat Katolik yang didampingi Pastor Paroki Sang Penebus Wara Pater Lino Maran, CSsR.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyampaikan tentang perkembangan situasi nasional saat ini dimana telah terjadi beberapa rangkaian teror di beberapa tempat di wilayah Indonesia.

Juga menyampaikan kepada warga masyarakat untuk tetap tenang dan tidak takut dalam pelaksanaan ibadah, begitu pula agar hubungan TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin bagus khususnya di wilayah sumba Timur dapat ditingkatkan sehingga dalam menghadapi perkembangan situasi saat ini TNI dan Polri bisa saling bekerjasama.

Dandim Sumba Timur, Letkol Inf. Zaenuddin, SE dalam kegiatan itu mengatakan, TNI adalah anak kandung dari masyarakat, sehingga diharapkan dengan keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat akan membuat masyarakat merasa aman.

Untuk itu TNI siap membantu Polri untuk bersama-sama dalam upaya menjaga keamanan di wilayah Sumba Timur khususnya agar tercipta rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam melaksanakan ibadah maupun melaksanakan kegiatan lainnya.

"Jika ada suatu permasalahan di lingkungan warga, begitupula jika melihat orang asing yang gelagatnya mencurigakan, saya imbau kepada bapak dan ibu agar melaporkan permasalahan tersebut ke Babinsa atau Babinkamtibmas atau bisa juga ke RT dan RW untuk pencegahan," ungkap Zaenuddin. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved