Kasus Perdagangan Manusia, Begini Sikap Bupati TTS Terhadap Pihak Kepolisian

Bupati TTS, Ir. Paul Mella mengatakan, perdagangan manusia merupakan tindak melawan hukum oleh sebab itu harus diberantas.

Kasus Perdagangan Manusia, Begini Sikap Bupati TTS Terhadap Pihak Kepolisian
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati TTS, Ir.Paul Mella. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Ir. Paul Mella mengatakan, perdagangan manusia merupakan tindak melawan hukum oleh sebab itu harus diberantas.

Dia mengaku mendukung pihak kepolisian dalam mengungkap kasus perdagangan manusia yang terjadi belum lama ini dengan korban, Yeni Petrus (15) warga Kuanfatu.

Baca: Tarian Hindu Meriahkan Pembukaan Pesparani

"Apa pun modusnya, tindak perdagangan manusia harus diberantas. Kita dukung pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus perdagangan manusia yang terjadi selama ini. Kita bersyukur karena anak kita, Yeni Petrus bisa diselamatkan sebelum dibawa meninggalkan kabupaten TTS. Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran untuk seluruh orang tua agar tidak muda melepaskan anaknya kepada orang yang baru dikenal dengan iming-iming apa pun," pintanya.

Terpisah, Yesi Petrus ( 15), warga Kuanfatu yang nyaris dibawa ke Makasar oleh Husnia mengaku, selama dalam perjalanan dari Kiufatu menuju batu putih Husnia tidak mengajaknya bicara apa pun. Ia pun tak menaruh curiga dengan Husnia.

Dirinya kaget saat kendaraan yang ditumpanginya ditentukan kan anggota Polisi dan TNI di batu putih. Saat mengetahui dirinya nyaris menjadi korban perdagangan manusia, Yesi langsung kaget.

"Dia (Husnia) tidak ada omong apa-apa dengan saya selama dalam kendaraan. Saya tidak ada curiga dengan dia. Saat sudah diamankan polisi dan tentara baru saya kaget. Saya tidak mau lagi sekolah di luar. Biar saya sekolah di kampung saja," ujarnya.

Untuk diketahui, Sabtu ( ( 18/5/2018) siang, aparat Polres TTS dibantu anggota Kodim 1621 TTS mengamankan Husnia, pelaku perdagangan manusia bersama korbannya, Yesi Petrus di wilayah Batu Putih.

Usai diamankan, Husnia langsung dibawa ke Polres TTS untuk menjalani pemeriksaan. Saat ini, Husnia telah menyandang status tersangka dan ditahan di sel tahanan Polres TTS. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help