Jangan Percaya Calo, Imam Syafii Tertipu Temannya Sendiri Rp 221 Juta Gegara Anaknya Belum Jadi PNS

Mulanya pada Januari 2015 menawarkan pada korban, bahwa ia bisa memasukkan anak korban menjadi PNS.

Jangan Percaya Calo, Imam Syafii Tertipu Temannya Sendiri Rp 221 Juta Gegara Anaknya Belum Jadi PNS
antara
uang rupiah

POS-KUPANG.COM|LAMONGAN -- Prayitno (53) pegawai negeri sipil warga Dusun Tunggun, Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup, Lamongan terancam tidak bisa menikmati pensiun lima tahun ke depan.

Prayitno kini berurusan dengan hukum lantaran diduga telah melakukan penipuan terhadap Imam Syafii (49) warga Bakalan RT 001 RW 007 Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio.

Prayitno berperkara, mulanya pada Januari 2015 menawarkan pada korban, bahwa ia bisa memasukkan anak korban menjadi PNS.

Antara pelaku dengan korban sudah saling mengenal, bahkan boleh dikata teman akrab.

Jurus Prayitno pertama memberitahu kalau anak pelaku telah menjadi PNS. Dan menawarkan kepada korban tentang lowongan CPNS.

Baca: Bahagianya Paijo dan Ratna Dikaruniai Bayi Kembar 4 Sekaligus, Semuanya Perempuan

Beberapa kali pertemuan, akhirnya korban luluh dan mempercayai tawaran Prayitno.

Sepakat untuk kepentingan agar anak korban bisa menjadi CPNS diminta menyediakan dana Rp 240 juta.

"Uang itu katanya juga sudah termasuk untuk dana penempatan," kata korban kepada penyidik, pada Jumat (18/5/2018).

Pelaku janji SK CPNS anak korban akan turun pada tahun 2016.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved