Jangan Salah Kaprah! Langsung Tidur Usai Sahur Ternyata Berbahaya Loh. Ini Risikonya!

Kebiasaan itu dapat memicu gejala GERD (gastroesophageal reflux disease). Penyakit ini diderita lebih 10-20 persen populasi orang dewasa.

Jangan Salah Kaprah! Langsung Tidur Usai Sahur Ternyata Berbahaya Loh. Ini Risikonya!
Shutterstock
Ilustrasi tidur 

POS-KUPANG.COM - Saat bulan puasa, orang akan bangun tidur beberapa jam lebih awal dari biasanya untuk makan sahur.

Setelah sahur dan salat subuh, banyak orang yang langsung tidur kembali. Apalagi mereka yang harus bekerja pada pagi harinya. Hal ini bisa dimaklumi, karena waktu tidur terpotong oleh sahur.

Namun, langsung tidur setelah sahur tidak baik bagi kesehatan. Praktisi Gizi Klinik dan Olahraga, Rita Ramayulis SCN, M.Kes mengungkapkan, makanan yang baru masuk ke dalam tubuh harus dicerna terlebih dahulu. Jika langsung tidur, sistem pencernaan tidak akan bekerja dengan baik.

"Kalau kita langsung tidur, oksigen berpindah ke lambung semua. Kita bawa tidur semakin tidak bisa lambung bekerja dengan cepat. Oksigen di otak juga jadi berkurang," terang Rita dalam sebuah acara di Jakarta.

Akibatnya, saat bangun tidur perut terasa penuh, sakit perut, juga pusing. Selain itu, makanan yang belum dicerna bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan ketika dalam posisi tidur.

Rita menjelaskan, makanan seperti karbohidrat akan dicerna selama dua jam. Maka, setelah itu isi di lambung telah berkurang. Sementara itu, protein butuh waktu tiga jam dan lemak selama empat jam untuk bisa dicerna dalam tubuh.

"Jadi minimal setelah dua jam baru tidur lagi. Saat itu isi lambung sudah berkurang," imbuh Rita.

Bagaimana jika tidur dilakukan dengan posisi duduk? Menurut Rita, hal ini juga akan menghambat kerja lambung setelah makan.

Saat tidur, semua organ tubuh pun beristirahat. Bahkan, menurut Rita, ketika seseorang sahur dalam porsi makan yang cukup banyak, sebaiknya tidak tidur lagi setelah sahur.

Hal sependapat juga dikatakan oleh Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH. Kebiasaan tidur setelah makan berat akan menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan, yang pada akhirnya bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna.

Kebiasaan itu dapat memicu gejala GERD (gastroesophageal reflux disease).

Penyakit ini diderita lebih 10-20 persen populasi orang dewasa.

Adapun gejala khas penyakit ini meliputi rasa panas di dada seperti terbakar dan ada sesuatu yang mengganjal, atau disebut juga sebagai heartburn.

Kebiasaan lain juga perlu dihindari adalah makan berlebihan saat berbuka puasa dan diikuti dengan merokok. (National Geographic Indonesia/Gregorius Bhisma Adinaya)

Follow Instagram Pos Kupang di Bawah Ini:

Baca: Sebelum Pangeran Harry, Ini 7 Pangeran yang Menikahi Wanita Bukan Keturunan Bangsawan

Baca: Kisah Bayi Finch, Meski Lahir Tanpa Hidung Tapi Selalu Tersenyum

Baca: Usai Sahur dan Salat Subuh, Gadis Cantik ini Tertidur dan Nyaris Diperkosa Tetangganya

Baca: Meski Dapat Gaji Ratusan Juta, Tapi Karyawan Google Banyak yang Tak Betah. Ada Apa Ya?

Baca: SMPK Sint Vianney Soe Sapu Bersih Juara Lomba Stroy Telling

Baca: Berapa yang Benar Rakaat Salat Sunnah Taraweh? 8 Atau 11 Rakaat? Ini Pendapat Ustad Abdul Somad

 

Artikel ini sudah ditayangkan di NationalGeographic.id dengan judul: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Bila Kita Langsung Tidur Setelah Sahur?

 

Editor: Djuwariah Wonga
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help