Begini Cara Kristina Mencuri Uang di Toko Eltian Lewoleba

Rinciannya Rp 15 juta uang tunai dan sisanya berupa barang barang elektronik yang kalau diuangkan nilainya mencapai lebih dari Rp 15 juta

Begini Cara Kristina Mencuri Uang di Toko Eltian Lewoleba
pos kupang.com, frans krowin
Humas PN Lembata, Afhan Rizal Albone

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Kristina Selu Bataona yang saat ini duduk sebagai pesakitan di kursi terdakwa kasus pencurian uang majikan di Toko Eltian Lewoleba, menyimpan cerita yang unik.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lembata, Kamis (17/5/2018) petang, oknum pelaku menuturkan secara jujur modus operandi yang dilancarkannya saat ia mengambil uang dari tempat penyimpanan uang di toko tersebut.

Ikhwal pencurian itu berawal saat Kristina Bataona diberhentikan dari toko itu karena sesuatu sebab. Belakangan baru diketahui bahwa pemecatan oknum bersangkutan karena kinerjanya kurang baik.

Lantaran kehilangan pekerjaan, maka suatu pagi Kristina Bataona datang ke toko tersebut lalu berpura-pura membantu temannya Marselina Derang yang sedang menurunkan barang di toko tersebut.

Tak dinyana, ketika Marselina sedang larut dalam pekerjaannya, Kristina lantas secara cekatan mengganti salah satu kunci toko itu dengan sebuah kunci yang dibawanya dari rumah. Kunci yang dibawa pelaku itu sangat mirip dengan kunci pintu toko tersebut.

Setelah berhasil mengganti kunci tersebut, oknum pelaku lantas pamit kepada Marselina Derang untuk pulang ke tempat kosnya yang berada tak jauh dari toko itu. Saat itu Marselina tahu ulah kalau Kristina mengambil kunci toko lalu menggantinya dengan kunci yang lain. Hanya saja ia memilih diam.

Setelah mengantongi kunci Toko Eltian, oknum pelaku mulai melancarkan aksinya. Ia lanyas menggasak uang dan barang dari toko tersebut hingga nilainya.mencapai Rp 30 juta lebih.

Rinciannya Rp 15 juta uang tunai dan sisanya berupa barang barang elektronik yang kalau diuangkan nilainya mencapai lebih dari Rp 15 juta. Jadi total kerugian yang diderita owner toko itu mencapai Rp 30 juta lebih.

Uang senilai Rp 15 juta digunakan untuk membeli seluruh perlengkapan dan kebutuhan hidup di tempat kos. Sedangkan barang elektronik yang diambil juga untuk mempermanis tempat tinggalnya tersebut.

Saat ini semua barang hasil curian di toko itu sudah diamankan aparat penegak hukum. Semua fasilitas itu telah disita menjadi barang bukti yang akan diperlihatkan kepada terdakwa dalam sidang lanjutan yang diagendakan berlangsung Senin (21/5/2018) pekan depan.

Di PN Lembata, sidang kasus tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Yogi Dulhadi, S.H, M.H didampingi dua hakim anggota masing-masing Afhan Rizal Albone, S.H dan Artha Aryo Putranto, S.H, M.Hum. (*)

Baca: Roy Temukan Mayat Tergeletak di Parkiran Lokalisasi KD

Tags
Lembata
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help