Bom di Surabaya

Kapolri Tito Karnavian: Saya Berani Tunjuk Hidung, yang Teroris Jamaah Ansharut Daulah

Jika melihat serangkaian aksi teror yang terjadi mulai dari Mako Brimob, Surabaya, hingga Mapolda Riau, pelaku jaringannya sama, JAD.

Kapolri Tito Karnavian: Saya Berani Tunjuk Hidung, yang Teroris Jamaah Ansharut Daulah
KOMPAS.COM
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) memberi keterangan kepada wartawan seusai meninjau Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Kelapa Dua pasca kerusuhan di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). 

POS-KUPANG.COM | PEKANBARU - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, jika melihat serangkaian aksi teror yang terjadi mulai dari Mako Brimob, Surabaya, hingga Mapolda Riau, pelaku jaringannya sama, Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Saya sudah sampaikan, semua yang laksanakan kegiatan (terorisme) Jamaah Ansharut Daulah. Saya berani tunjuk hidung karena 3-4 tahun kami melihat pengembangan dari kelompok jaringan ini," tuturnya dalam kunjungannya ke Mapolda Riau di Kota Pekanbaru, Kamis (17/5/2018).

Dia mengatakan, delapan orang ditangkap di sejumlah daerah di Provinsi Riau pascaserangan teroris di Markas Polda Riau.

"Kelanjutan kasus ini, ada delapan orang yang ditangkap oleh tim," kata Kapolri dalam kunjungannya ke Mapolda Riau di Kota Pekanbaru, Kamis (17/5/2018).

Namun, Tito tidak menjelaskan lokasi penangkapan maupun identitas mereka. Dia menuturkan, pengungkapan itu dilakukan tim gabungan Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres.

Kepolisian terus melakukan pengembangan dari pengungkapan tersebut. Selain itu, Tito juga mengatakan, pihaknya masih mendalami jaringan terduga teroris yang melakukan penyerangan dan yang ditangkap.

Empat tersangka teroris mati dalam upaya penyerangan yang terjadi di Mapolda Riau pada Rabu (16/5) pagi. Sementara satu polisi gugur. Hasil dari identifikasi, seluruh tersangka berasal dari Kota Dumai. Sementara pascakejadian, Polres Dumai melakukan penggeledahan di lima lokasi dan mengamankan sejumlah orang. Namun, belum dijelaskan secara detail para pelaku yang diamankan tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help