Pria 64 Tahun Ini Membunuh Wanita yang Diduga PSK di Kamar Kos

Polsek Maulafa, Polres Kupang Kota, membongkar kasus pembunuhan seorang wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) di kamar kost di Oepura.

Pria 64 Tahun Ini Membunuh  Wanita yang Diduga PSK di Kamar Kos
POS-KUPANG.COM/Ryan Nong
Tersangka pelaku pembunuha PSK, ES (64) warga Oelomi di Mapolsek Maulafa, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Polsek Maulafa, Polres Kupang Kota, membongkar kasus pembunuhan seorang wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) di kamar kost di Oepura.

Kejadiaan naas tersebut terjadi pada hari Minggu (14/5/2018) sekitar pukul 11.00 Wita di kamar kos milik pelaku yang berada di daerah Sukun 1 Oepura, Kota Kupang.

Tersangka pelaku pembunuhan, ES seorang pria berusia 64 tahun warga Oelomi, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, yang juga tinggal di kamar kos di daerah Sukun 1 Oepura.

Untuk menutupi perbuatan kejinya, pelaku berusaha untuk menyembunyikan mayat korban yang belum teridentifikasi ini dengan mengangkut dan membuangnya di sumur miliknya di Oelomi pada hari Minggu malam.

Berdasarkan keterangan pelaku di hadapan penyidik, sebelum pembunuhan dilakukan, sempat terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban.

Pihak kepolisian Sektor Maulafa pada Selasa (15/5/2018) siang telah melakukan evakuasi terhadap mayat korban dari sumur milik pelaku. Saat ini mayat korban telah berada di Rumah Sakit Bayangkara Kupang untuk diotopsi.

Berdasarkan keterangan saksi, Daud Baitana (53), yang ditemui POS-KUPANG.COM di Polsek Maulafa, pada Minggu sore ia diminta pelaku untuk memuat barang dari kamar kos pelaku ke rumah di Oelomo sekitar pukul 19.00 wita. Saat di kos pelaku, ia tidak menaruh curiga terhadap barang yang mereka bawa.

Daud yang berprofesi sebaga sopir ini menuturkan, barang yang diangkut berupa gentong warna hijau. Saat mengangkat gentong tersebut, Daud mengaku terasa berat. Namun ia tetap tidak menaruh curiga.

Pelaku saat ini sedang ditahan di tahanan Polsek Maulafa untuk menjalani proses pemeriksaan. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help