Gubernur NTT Sukses Buat Peserta Rakornas Kearsipan Tertawa Terbahak-Bahak, Apa yang Dilakukan?

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, yang turut hadir dalam Rakornas Kearsipan sekaligus ulang tahun Kerasipan ke-47 di Hotel Swiss Belinn Kupang

Gubernur NTT Sukses Buat Peserta Rakornas Kearsipan Tertawa Terbahak-Bahak, Apa yang Dilakukan?
POS-KUPANG.COM/MARIA AE TODA
Suasana peserta rakornas Kearsipan di swiss belinn Hotel yang dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Selasa (15/5/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, yang turut hadir dalam Rakornas Kearsipan sekaligus ulang tahun Kerasipan ke-47 di Hotel Swiss Belinn Kupang, Selasa (15/5/2018), sukses membuat para peserta Rakornas dan juga Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana yang mewakili Menteri PAN &RB tertawa terbahak-bahak.

Dalam sambutannya, Frans Lebu Raya lebih banyak menceritakan cerita-cerita lucu di antaranya bos dan anak buah, komodo dan juga diving versinya sendiri.

Suasana peserta rakornas Kearsipan di swiss belinn Hotel yang dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Selasa (15/5/2018)
Suasana peserta rakornas Kearsipan di swiss belinn Hotel yang dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Selasa (15/5/2018) (POS-KUPANG.COM/MARIA AE TODA)

Guyonan yang dibawakan dalam bentuk cerita tersebut membuat semua peserta dan pejabat yang hadir tertawa dan terus memberikan tepuk tangan.

Sapaan bos yang terucap dari bibir Gubernur NTT kepada para peserta ini juga menambah santai suasana.

Selain membuat para peserta tertawa, Frans juga mengingatkan agar para peserta yang datang jauh-jauh dari seluruh Indonesia bisa saling sharing di Kupang mengenai kearsipan di daerah masing-masing.

"Kan sudah datang jauh-jauh ke sini mari kita saling sharing pengalaman, mari kita saling sharing mengenai kearsipan, mari kita mendengarkan pemikiran satu dan yang lain dan mari juga kita berkomitmen untuk sadar Arsip membenahinya terus agar semakin baik," ujar Frans Lebu Raya.

Ia juga tak memungkiri bahwa kearsipan di NTT masih banyak yang harus dibenahi dan pihak pemerintah selalu mendukung untuk pembenahan arsip yang dilakukan oleh Dinas Kerasipan Provinsi NTT. Ia juga meminta arsip nasional untuk terus mendukung perbaikan demi perbaikan mengenai arsip di NTT.

Sementara itu Staf Ahli Kementrian dalam negeri Anselmus Tan yang mewakili Mendagri dalam sambutannya lebih banyak menyampaikan pesan Mendagri kepada peserta rakornas dan juga pejabat daerah yang hadir.

"Arsip itu sangat penting, orang yang mengurusinya bukan orang sembarangan. Jadi jangan merasa malu jika bekerja di bagian kearsipan atau badan kearsipan. Apalagi sekarang kearsipan berbasis teknologi kan jadi butuh orang yang profesional di dalamnya," ujarnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help