Bawaslu NTT Temukan 242 Pemilih di Manggarai Timur Hilang dari DPT
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT menemukan sekitar 242 pemilih di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang hilang dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT menemukan sekitar 242 pemilih di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang hilang dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, kepada POS- KUPANG.COM, Sabtu (12/5/2018).
Baca: Rekan Istri Novanto Memberi Kesaksian Saat Bermalam di RS Medika Permata Hijau. Begini Ceritanya
Menurut Jemris, Panwaskab Matim dalam penelusuran menemukan 242 pemilih yang hilang dari DPT. "Saat ini teman-teman Panwaskab Matim sedang telusuri data itu," kata Jemris.
Dijelaskannya, sebanyak 242 pemilih itu sebelumnya ada pada Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Namun ketika penetapan DPT, 242 pemilih itu tidak diakomodir lagi.
Baca: Jenazah Bripka Frenje, Korban Kerusuhan Mako Brimob Jakarta Tiba di Kupang
"Selain masalah di Matim itu, dari hasil pencermatan di beberapa daerah juga terdapat masalah. Masalah itu seperti ada pemilih ganda di DPT, ada yang sudah meninggal," katanya.
Jemris juga mengatakan, di Sumba Timur, Flotim dan Kabupaten Belu juga ditemukan banyak pemilih ganda di dalam DPT.
" Saat ini teman-teman panwaskab di masing-masing daerah itu masih lakukan pencermatan dan penelusuran data-data tersebut," ujarnya. (*)