Ini Jaminan General Manager PT PLN Wilayah NTT bagi Investor yang Datang Berinvestasi

Bagi investor yang mau masuk ke NTT jangan lagi khawatir mengenai infrastruktur terutama daya listrik

Ini Jaminan General Manager PT PLN Wilayah NTT bagi Investor yang Datang Berinvestasi
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
GM PT PLN Wilayah NTT, Christyono, tanda tangan MoU dengan Presiden Direktur PT Inti Daya Kencana, Harry Kristanto, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bagi investor yang mau masuk ke NTT jangan lagi khawatir mengenai infrastruktur terutama daya listrik, karena daya saat ini sudah mencukupi. Sampai dengan tahun 2025 ditargetkan daya sudah mencapai 250 MW.

General Manager PT PLN Wilayah NTT, Christyono, yang ditemui seusai kegiatan meet and greet customer yang diselenggarakan PT PLN Wilayah NTT di Swiss Belinn Kristal Hotel, Kamis (3/5/2018).

Baca: Ingin Memiliki Truk, Tukang Kayu Ini Ditipu Rp 341 Juta, Begini Kisahnya

Menurutnya, informasi mengenai daya listrik ini harus disampaikan kepada investor agar mereka tidak khawatir masuk ke NTT.

"Selama ini yang dikhawatirkan adalah daya listrik. Hari ini saja sudah ada kelebihan 30 MW pada waktu beban puncak," katanya.

Baca: Ditanya Penanganan Kasus Beras di Desa Golo Lajang, Begini Jawaban Kasi Pidsus Kejari Labuan Bajo

Menurutnya, pada bulan Juni ada penambahan 15 MW di Timor dan sampai dengan akhir tahun ada tambahan lagi 40 MW. Sampai dengan tahun 2025 penambahan daya sampai 250 MW.

Baca: Aksi Coret Seragam di Betun Ternyata Ada yang Kreatif. Seorang Siswa Menulis di Bajunya Seperti Ini

Terkait MoU dengan PT Inti Daya Kencana yang akan melakukan investasi garam di Malaka pada hari ini, Christyono mengungkapkan, PLN akan berkomitmen untuk suplai listrik dan saat ini dilakukan pembicaraan mengenai penyediaan dan PLN sudah ikat diri untuk menyediakan listrik. Dibuat MoU lebih dulu karena skema adalah Bussiness to Bussiness untuk bicara bersama.

"Kita harus tangkap seperti apa layanan yang diinginkan calon pelanggan, kita duduk bersama untuk bahas kapan suplai dan bagaimana," katanya. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help