Polisi Tembak Warga Sumba Barat
Kapolda NTT Minta Keluarga Jaga Suasana Kondusif Cegah Provokator
Penyidi kepolisian akan bekerja secara profesional dan terbuka sehingga tidak ada lagi faktor saling mencurigai satu dengan lainnya
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kapolda NTT, Irjen Pol. Raja Erezman meminta keluarga Poro Duka, khususnya dan masyarakat Desa Patiala Bawah, Kecamatan Lamboya pada umumnya agar senantiasa menjaga suasana kondusif demi mencegah ulah provokator yang ingin memanfaatkan kesempatan ini demi mengacaukan keadaan.
Suasana kondusif sangat penting demi menjaga dan mengawal bersama proses penyelesian kasus kematian almahrum Poro Duka yang terjadi saat bentrok dengan aparat kepolisian pada pengukuran tanah milik PT Sutra Marosi Kharisma seluas 57 ha di Desa Patiala Bawah, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat tanggal 25 April 2018.
Didampingi Kapolres Sumba Barat, AKBP Gusti Maychandra Lesmana, Kapolda NTT, Irjen. Pol Raja Erezman menyampaikan hal itu ketika mengunjungi keluarga korban, di rumah duka, di Desa Patiala Bawah, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat, Senin (30/4/2018) pagi.
Menurutnya, semua pihak perlu mendinginkan suasana sehingga fokus menuntaskan kasus itu. Dengan demikian suasana baik dan kasus tersebut secepatnya tuntasm
"Karena itu, bapa, mama dan semua sanak keluarga yang hadir pada kesempatan itu, diharapkan tetap menjaga suasana aman dan damai agar penanganan kasus tersebut berjalan lancar," pintanya.
Kapolda menegaskan, kepolisian akan menindak tegas siapapun yang diduga terlibat atas kasus kematian Poro Duka.
Ia juga meminta tim keluarga mengawal penyelesian kasus tersebut agar semuanya terang benderang.
Penyidi kepolisian akan bekerja secara profesional dan terbuka sehingga tidak ada lagi faktor saling mencurigai satu dengan lainnya. (*)
Baca: Pundi-Pundi Medali Bertambah, Dua Emas Diraih Atlet NTT