Sempat Takut, Ibunda Bintang Senang Anaknya Jadi Wisudawan Tahfidz Terbaik

Enam siswa MI Darul Hijrah Madani, Ghafur, Eza Al Muchtar, Ahmad Rais Atasoge, Cantika Aurora, Bintang Kayla Ramadina dan M Izzi Al Muchtar diwisuda

Sempat Takut, Ibunda Bintang Senang Anaknya Jadi Wisudawan Tahfidz Terbaik
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Wisudawan terbaik, Bintang Ramadani mendapat satu unit sepeda, Minggu (25/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Enam dari 63 siswa MI Darul Hijrah Madani diwisudakan hari ini.  Siswa tersebut adalah M Ghafur, M Eza Al Muchtar, Ahmad Rais Atasoge, Cantika Aurora, Bintang Kayla Ramadina dan M Izzi Al Muchtar.

Baca: Drainase yang Dibangun Pemerintah ke Pasar Borong Tidak Berfungsi Optimal. Ternyata Ini Penyebabnya

Bintang Kayla Ramadina menjadi wisudawan terbaik pada wisuda perdana hari ini.

Ibunda Bintang, Ny. Siska Yulia Erlinawati, dan ayahnya, Andi Sruwiratno, mengaku senang Bintang bisa menjadi wisudawan tahfidz terbaik.

Kepala MI Darul Hijrah Madani memasang selempang wisuda kepada para wisudawan, Minggu (25/3/2018).
Kepala MI Darul Hijrah Madani memasang selempang wisuda kepada para wisudawan, Minggu (25/3/2018). (POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI)

"Setiap hari ia belajar penuh, tadi mau tampil juga sempat hafal. Anaknya tidak grogi karena sudah biasa tampil ikut berbagai lomba. Hanya saja sebelum tampil tadi dia sempat menangis karena tidak mau pakai baju putih yang ada berumbai. Jadi saya pakaikan bajunya yang senyaman mungkin. Saya takut kalau menangis terus menganggu mentalnya," ujarnya.

Baca: Wow! Hari Ini Dapatkan Kuota 25 GB Hanya Rp 100 Ribu di Telkomsel

Atas prestasinya yang diuji oleh enam penguji Abdul Kadir Fais, Drs. Masdriansyah, Dr. Umar Ali, M Aziz Anwar, Drs. Burhanudin Batik dan Imanulkhan mendapatkan sebuah sepeda berwarna merah.

Selain itu dirinya dan para wisudawan lainnya juga memperoleh banyak hadiah berupa selempang, piagam, uang tunai, Al-Qur'an, alat tulis dan sepatu roda,

Kepala MI Darul Hijrah Madani, berpesan agar para wisudawan tidak selesai lakukan tahfidz hanya di sini saja. Tapi bisa terus dilanjutkan di rumah dengan dukungan para orangtua.

Diharapkan, tak hanya enam siswa ini, tapi akan lahir siswa-siswa baru untuk bisa melakukan tahfidz Al-Qur'an. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved