Waspada! Kasus Gigitan Anjing Rabies Meningkat, Vaksin Habis

Posisi sekarang, vaksin rabies pada anjing kosong. VAR untuk manusia stoknya aman. Kami sarankan semua anjing diikat.

Waspada! Kasus Gigitan Anjing Rabies Meningkat, Vaksin Habis
ist
ilustrasi anjing rabies

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Eginius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE---Masyarakat Kabupaten Sikka di Pulau Flores harus kembali waspada.

Ketika kasus gigitan anjing berpenular rabies meningkat, persediaan vaksin anti rabies pada anjing di Sikka justru tidak tersedia sama sekali.

Baca: Tudingan Keji Media Malaysia kepada Polri dan 10 Orang Terkaya di Indonesia, Simak Berita Terpopuler

Pegiat kasus rabies, dr. Asep Purnama, Sp.D, kepada pos-kupang.com, Kamis (8/3/2018) pagi mengatakan saat ini di Sikka sudah teridentifikasi lima spesimen positif.

Kasus ini tersebar di Desa Habi, Desa Langir dan Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita dan Desa Rubit,Kecamatan Hewokloang.

Baca: Berkas Perkara Kasus Pembobolan Kontainer P21

"Posisi sekarang, vaksin rabies pada anjing kosong. VAR untuk manusia stoknya aman. Kami sarankan semua anjing diikat. Anjing yang gigit wajib dibunuh," saran Asep.

Asep getol dengan kasus rabies, pernah menulis penanganan rabies di Flores seperti pemadam kebakaran yang kehabisan air.

Karena fokus pada VAR, pada akhirnya VAR pasti habis. Jika rabies pada anjing tidak terkendali, maka jumlah gigitan akan meningkat.

Menurut Asep, `ritual' kehabisan VAR akan terjadi di sekitar triwulan keempat pada akhir tahun. ( *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help