Minggu, 3 Mei 2026

Perbatasan RI-RDTL Hadapi Tahun Politik, PKS Bekali Kadernya di Belu

Kegiatan pelatihan politik dihadiri kurang lebih 100 kader serta pengurus partai di aula Hotel Paradiso, Sabtu (30/12/2017).

Tayang:
Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/EDY BAU
Kader PKS Kabupaten Belu mengikuti materi kegiatan pendidikan politik dari Kesbangpol dan KPU Belu di Hotel Paradiso Atambua, Sabtu (30/12/2017). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan bekal berupa pendidikan politik kepada kadernya di Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL agar siap menghadapi tahun politik 2018 dan 2019 mendatang.

Kegiatan pelatihan politik dihadiri kurang lebih 100 kader serta pengurus partai berlangsung di aula Hotel Paradiso, Sabtu (30/12/2017).

Dalam pelatihan ini, para kader partai mendapatkan materi pendidikan politik dari Kepala Dinas (Kadis) Kesbangpol Belu, Dominikus Mali, Ketua KPU Belu, Marthin Bara Lay serta Pimpinan DPW PKS Kupang.

Wakil Ketua DPW PKS NTT, Muhammad Guhir kepada wartawan menuturkan, tujuan kegiatan pelatihan partai politik yang dilakukan DPD PKS Kabupaten Belu sebagai persiapan dalam menghadapi Pemilu pada 2018 mendatang.

"Kegiatan pelatihan ini sebagai persiapan dalam menghadapi persiapan kemenangan Pilkada, Pileg dan Pilpres akan datang," ujar dia.

Kader PKS Kabupaten Belu mengikuti materi kegiatan pendidikan politik dari Kesbangpol dan KPU Belu di Hotel Paradiso Atambua, Sabtu (30/12/2017).
Kader PKS Kabupaten Belu mengikuti materi kegiatan pendidikan politik dari Kesbangpol dan KPU Belu di Hotel Paradiso Atambua, Sabtu (30/12/2017). (POS KUPANG/EDY HAYON)

Oleh karena itu, jelas Guhir, kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Belu saja tapi secara nasional kita lakukan di beberapa daerah.

Seperti baru-baru di beberapa daerah lain kita adakan kegiatan training orientasi partai serentak di empat kabupaten seperti di Kabupaten Alor, Kupang, Sikka dan Ende yang menjadi target pemenangan partai.

"Sehingga hampir semua kegiatan dalam tahun ini kita lakukan untuk pemenangan PKS di Pilkada 2018 nanti," tambah Guhir.

Untuk konteks Belu sebagai daerah perbatasan, Guhir mengharapkan pada teman-teman (kader parpol) untuk merawat pemenangan yang sudah diperoleh.

Menurutnya, dibutuhkan adanya kerjasama, komitmen di antara semua kader dan juga masyarakat Belu secara keseluruhan.

"Karena di Belu juga wilayah NTT seluruh itu tidak umat Islam saja, semua umat ada bahkan NTT dikenal miniatur Indonesia semua agama agama ada. Oleh karena itu untuk menjaga NKRI perlu kita bangun dengan semangat tidak saja dari satu golongan saja tapi semuanya," harap Guhir.

Untuk diketahui, selain kegiatan pelatihan politik dilakukan juga pelantikan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kabupaten Belu dan Malaka oleh Wakil Ketua DPW PKS Provinsi NTT.

Ketua Panitia, Melki Yaris Lelo, mengatakan, keberadaan PKS di Belu Perbatasan RI-RDTL telah memberi warna tersendiri dalam perpolitikan di NTT khususnya Rai Belu. “Di Belu ada kader partai yang duduk di kursi parlemen.

Kita akan berjuang untuk turut serta membangun masyarakat di daerah perbatasan,” pungkas Melki yang adalah Anggota DPRD Belu. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved