Pilgub NTT
Tinggalkan PDIP, Ray Fernandes Hari Ini Hadiri Deklarasi Pasangan Viktor Laiskodat-Josef Nae Soi
Ketua DPC PDIP Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes bahkan bereaksi sangat keras yakni mundur
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Kegundahan sejumlah kader PDI Perjuangan (PDIP) di NTT pascapenetapan Marianus Sae-Emi Nomleni sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT 2018 berlanjut.
Ketua DPC PDIP Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes bahkan bereaksi sangat keras yakni mundur dari jabatan kedua DPC serta hengkang dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Surat resmi kepada DPP PDIP akan disampaikan Ray seusai perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.
Kepada wartawan di Kefamenanu, Selasa (19/12/2017), Ray menegaskan dia mundur dari posisi sebagai ketua DPC dan dari partai karena DPP PDIP tidak lagi mempertahankan nilai dan ideologi partai. Menurut Ray, dia juga mundur karena kerja kerasnya selama 21 untuk membesarkan partai ini tidak dihargai.
Baca: BREAKING NEWS: Bupati TTU Ray Fernandes Hengkang dari PDIP
Ray Fernandes yang juga Bupati TTU tersebut tetap menghargai keputusan partai menetapkan Marianus Sae-Emi Nomleni. Namun, dia juga mengharapkan DPP PDIP menghargai pilihan politiknya saat ini.
"Saya meninggalkan PDIP tanpa merasa suatu yang mengganjal buat teman-teman DPC yang lain. Saya menyerahkan semua kepada mereka untuk mengurus dan melanjutkan PDIP di Kabupaten TTU," kata Ray.
Baca: VIDEO: Pernyataan Mundur Raymundus Fernandes, Dipidana Dua Kali Demi PDIP
Pascamenyatakan mundur dari PDIP, Raymundus Sau Fernandes belum menyebut bakal bergabung dengan partai mana. Namun, ia sempat memastikan akan mengikuti acara deklarasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari Partai DasDem dan Golkar, Viktor B Laiskodat-Yosef Nae Soi di Kupang, Rabu (20/12/2017) siang ini.
"Soal ke mana saya bergabung, nanti saya sampaikan dalam waktu dekat," kata Ray sambil tersenyum. (jen)