Perawat RSU Atambua Layani Pasien Kurang Prima

Sandra melihat kondisi seperti itu lalu mengambil inisiatif tindakan membersihkan pasien

Perawat RSU Atambua Layani Pasien Kurang Prima
edy bau
POS KUPANG/EDU BAU PASIEN - Direktur RSUD Atambua, Drg. Ansila Mutik menyapa keluarga pasien di rumah sakit beberapa waktu lalu. 

POS KUPANG.COM, ATAMBUA- Pelayanan sejumlah perawat di RSU Atambua dinilai masih kurang prima. Pasalnya, mantan Direktur RSU Atambua yang dalam kondisi tidak sadar diri dan dirawat di ruang perawatan rumah sakit itu, namun pelayanan oleh sejumlah perawat kurang prima.

Keluhan ini disampaikan keluarga pasien Aci Sandra saat menghubungi Pos Kupang.com, Jumat (8/12/2017).

"Dokter Hedrik Besin, mantan Direktur RSU Atambua saat ini sedang dalam kondisi sakit dan dirawat di RSU Atambua, beliau dalam kondisi tidak sadar diri. Saya sebagai pihak keluarga yang datang membesuk pasien terkejut atas pelayanan sejumlah perawat yang kurang maksimal. Pak dokter dalam kondisi tidak sadar dan ditangani sejumlah dokter ahli, dan pak dokter saat itu lagi buang air besar/BAB ditempat tidur. Ini mestinya menjadi tugas perawat untuk membersihkan pasien karena dalam kondisi tak sadar. Karena tidak ada perawat yang membersihkan pak dokter, maka saya sebagai ipar pak dokter yang harus turun tangan membersihkan," aku Aci Sandar.

Sandra melihat kondisi seperti itu lalu mengambil inisiatif tindakan membersihkan pasien.

"Saya sebagai pihak keluarga pas lagi berkunjung sehingga tidak tega melihat keadaan seperti itu. Dengan rendah hati dan tulus saya mau membersihkan BAB pak dokter, pasien yang tidak berdaya dan kondisi lagi tidak sadar diri. Kasihan ya, seandainya kita yang mengalami seperti itu. Tuhan masih membrikanku hati yang baik karena masih ada yang mau melakukan tindakan yang tidak semua orang bisa lakukan," kata Aci Sandra.

Ia berharap Direktur RSU Atambua, Drg. Ansila Muti bisa memperhatikan tugas dan kinerja kerja para perawat di RSU Atambua dalam tugasnya melayani pasien dengan baik dan penuh tanggung jawab. (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help