Target Pemerintah Pusat Tahun 2025, Sumba 100 Persen Energi Terbarukan

Hal itu karena pulau Sumba memiliki sumber energi terbarukan sangat besar, tetapi belum dikelola secara maksimal.

Target Pemerintah Pusat Tahun 2025, Sumba 100 Persen Energi Terbarukan
POS KUPANG/PETRUS PITER
Peserta rapat koordinasi, dari kiri: Kadis ESDM Provinsi NTT, Ir, Boni S, Sekda Sumba Barat, Drs.Umbu Dingu Dedi, Wabup SB, Marthen Ngailu Toni, S.P, Dirjen ESDM, Maritje Hutepea, wabup Sumtim Umbu Lili Pekuwali, S.T, M.T, 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Direktur Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM, Maritje Hutapea mengatakan, pemerintah pusat menargetkan pada tahun 2025 Sumba 100 persen energi terbarukan.

Hal itu karena pulau Sumba memiliki sumber energi terbarukan sangat besar, tetapi belum dikelola secara maksimal. Sumber energi terbarukan tersebut adalah pembangkit listrik tenaga surya, angin, air dan lain-lain.

Baca: Pemkab Sumba Barat Mulai Berlakukan Pelayanan Aliran Marapu

Maritje Hutapea menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara rapat koordinasi pengembangan pulau Sumba sebagai ikon energi terbarukan yang diikuti pejabat pemerintah empat kabupaten di pulau Sumba di aula rapat Setda Sumba Barat, Selasa (21/11/2017).

Dikatakan, proses penelitian dan kajian pengembangan energi terbarukan di pulau Sumba dimulai tahun 2010-2011. Pada waktu itu nampak akses masyarakat Sumba terhadap listrik masih sangat rendah.

Mencermati kondisi jtu, demikian Hutapea, pemerintah pusat bertekad mengembangkan potensi pembangkit listrik terbarukan di pulau Sumba demi memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Sumba.

Dengan tambahan daya secara otomatis meningkatkan iklim investasi di daerah ini.

Baca: Pulau Ende Bebas dari Rokok

Misalnya pada tahun 2010 akses masyarakat Sumba terhadap listrik hanya sekitar 4,5 persen.

Halaman
12
Penulis: Petrus Piter
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help