Deklarasi Orang Muda Flotim Anti Narkoba, Kepala BNN: NTT Surga Bagi Peredaran Narkoba
Detik demi detik, jam dan hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah pengguna narkoba meningkat terutama di kalangan kaum muda.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT, Muhammad Nur menghadiri deklarasi 'Selamatkan Orang Muda Flotim dari Narkoba' di Taman Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Senin malam (16/10/2017).
Deklarasi Orang Muda Flotim Anti Narkoba dilakukan Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon bersama elemen pemerintah dan masyarakat Flotim.
Muhammad Nur diberi kesempatan memberikan penegasan tentang bahaya Narkoba bagi generasi bangsa.
Mengutip pernyataan Presiden Jokowi, Muhammad Nur menegaskan Indonesia saat ini darurat narkoba.
Detik demi detik, jam dan hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah pengguna narkoba meningkat terutama di kalangan kaum muda.
Baca: Warga 12 Desa di Sumba Timur Krisis Air Bersih
"Saya mengapresiasi bupati yang menggelar kegiatan ini," kata Muhammad Nur.
Ia mengungkapkan 40-50 orang setiap hari korban meninggal dunia karena narkoba.
Mengapa narkoba harus diberantas, kata Muhammad Nur, karena narkoba menghasilkan tindakan kriminal ikutan seperti kekerasan pembunuhan dan lainnya.
Yang kedua, NTT dengan wilayah kepuluaannya, menjadi surga bagi peredaran narkoba.
Indikasinya, kata Muhammad Nur, tidak ada satu pun kabupaten di NTT yang luput dari penyakit HIV/Aids.
Baca: Tabrak Anjing di Robo,Mikhael Meninggal Dunia
Muhammad Nur berharap pemuda Flotim dan NTT jangan memasuki dunia narkoba. Apalagi saat ini narkoba sudah masuk ke semua kalangan masyarakat.
Sebab ketika memasuki dunia narkoba, orang tersebut sulit untuk disembuhkan.
"Tidak ada istilah sembuh kalau sudah masuk dunia itu. Hanya bisa pulih saja, jadi waspada," kata Muhhamad Nur.(*)