Sudah Dua Tahun Usaha Novanto Center di Manusak Merana, Tidak Ada Aktivitas Lagi

Apesnya, seluruh fasilitas yang disediakan untuk mendukung kegiatan, sebagian sudah dicuri oknum warga.

Sudah Dua Tahun Usaha Novanto Center di Manusak Merana, Tidak Ada Aktivitas Lagi
POS KUPANG/EDY HAYON
Bangunan milik Novanto Center di Manusak, Kecamatan Kupang Timur tampak sepi aktivitas. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM, NAIBONAT- Usaha tenun ikat, peternakan ayam dan penggemukan sapi potong yang selama ini dikembangkan Novanto Center di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, sejak tahun 2015 hingga saat ini merana. Tidak ada aktivitas lagi.

Apesnya, seluruh fasilitas yang disediakan untuk mendukung kegiatan, sebagian sudah dicuri oknum warga.

Ternak sapi dan bahan pendukung tenun ikat sudah dijual warga dan kini tinggal gedung yang berdiri kosong.

Salah seorang penjaga Novanto Center di Manusak, Reinhard, kepada Pos Kupang, Kamis (28/9/2017) menuturkan, selama ini usaha yang dikembangkan Novanto Center adalah tenun ikat, penggemukan sapi dan peternakan ayam.

Para pekerja umumnya warga lokal dan selalu ramai dikunjungi tamu dari luar untuk membeli usaha yang dikembangkan tersebut.

Namun, katanya, sejak tahun 2015, usaha yang ada tidak dilanjutkan lagi sehingga  tersisa cuma bangunan saja.

"Saya tinggal di dekat Novanto Center sebelum dipanggil untuk jaga kawasan ini. Dulu orang ramai sekali kerja usaha tenun ikat. Jadi warga di sini tenun nanti hasilnya dibawa ke Jakarta untuk dijual. Begitu juga usaha ternak ayam dan sapi. Tapi sejak tahun 2015 mulai tidak ada usaha lagi. Dulu Pak Novanto sering datang sebelum jadi Ketua DPR. Tapi sejak Pak Novanto jadi ketua, sudah jarang datang, akibatnya usaha yang ada macet," kata pria asal Rote Ndao ini.

Dia menambahkan, semua fasilitas yang ada di kawasan inipun dicuri orang. Semua ternak ayam yang dikembangkan dijual termasuk ternak sapi yang jumlahnya sekitar 30 ekor. Saat ini yang ada tinggal gedung kosong sehingga dirinya diminta untuk menjaga.

"Saya dibayar untuk jaga kawasan Novanto Center ini. Kami ada tiga orang, saya jaga siang hari dua teman jaga malam hari.

Sementara ini saya tinggal di mes yang ada untuk lihat bangunan ini. Saya tidak tahu nanti gedung ini dibiarkan seperti ini atau mau dibuat apa. Dulu juga ada tanaman pisang di kawasan ini tapi karena orang bakar hutan, pisang semua ikut mati. Selama ini warga ikat sapi di areal ini, habis mau biarkan jadi hutan kan tidak baik," kata Reinhard.

Bangunan Novanto Center yang ada di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur dibiarkan merana. Gambar diabadikan, Kamis (28/9/2017).
Bangunan Novanto Center yang ada di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur dibiarkan merana. Gambar diabadikan, Kamis (28/9/2017). (POS KUPANG/EDY HAYON)

Pantauan Pos-Kupang.com, bangunan yang ada di kawasan Novanto Center berupa satu gedung kantor, satu aula untuk tenun ikat, dua lopo, satu bangunan dari atap alang-alang yang digunakan untuk peternakan ayam, tiga bangunan mes pegawai yang bekerja di Novanto Center.

Semua fasilitas yang ada di bangunan ini sudah tidak ada lagi. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved