Alor Tak Hanya untuk "Diving", Masih Ada Enam Wisata yang Bisa Dikunjungi

Kabupaten Alor di Nusa Tenggara Timur terkenal akan situs selam kelas dunia. Saat ini ada 42 situs selam di Alor yang telah terdaftar

Alor Tak Hanya untuk
Kompas.com/Silvita Agmasari
Para penjual kain tenun Alor yang berjualan di atas kapal di Pulau Ternate, Alor, NTT. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Kabupaten Alor di Nusa Tenggara Timur terkenal akan situs selam kelas dunia. Saat ini ada 42 situs selam di Alor yang telah terdaftar.

Selain wisata selam, sebenarnya ada destinasi wisata lain seperti wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata alam yang dapat dijelajah di Alor, seperti yang direkomendasikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Alor, Florence Gorang Mau berikut ini:

1. Desa Takpala

Desa Takpala berada di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. Terkenal akan wisata adat karena penduduknya masih melestarikan tradisi adat di Alor.

Wisatawan dapat menyaksikan tarian lego-lego yang dibawakan oleh Suku Abui, pehuni dari Desa Takpala.

Selain itu ada pula rumah tradisional bernama Lopo yang berbentuk limas di desa ini. Selain Desa Takpala, desa wisata lain di Alor adalah Desa Bampalola dan Desa Kopidil.

2. Museum 1000 Moko

Moko adalah alat musik khas Alor dari perunggu. Uniknya Moko juga berfungsi sebagai mas kawin dan alat untuk membayar denda. Di Alor Museum 1000 Moko berada di Jalan Diponegoro, Kalabahi, kOTA Kabupaten Alor.

3. Al Quran tua

Ada Al Quran berusia ratusan tahun di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut. Al Quran ini terbuat dari kulit kayu dan memuat 30 juz (114 surat) dan diperkirakan telah berusia 500 tahun. Konon Al Quran ini dibawa dari Ternate sebagai misi penyebaran agama Islam ke Alor.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved