Pilkada TTU

75 Ribu Warga TTU Setuju

Sebanyak 75.025 warga masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) memilih setuju untuk pasangan Ra

75 Ribu Warga TTU Setuju
Net
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Sebanyak 75.025 warga masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) memilih setuju untuk pasangan Raymundus Sau Fernandes-Aloysius Kobes (Dubes Julid II). Dengand emikian dipastikan Raymundus Sau Fernandes-Aloysius Kobes, akan kembali memimpi Kabupaten TTU periode 2015-2020.

Hasil ini sesuai hasil rekapan yang diperoleh Pos Kupang dari para ketua panitia pemilihan kecamatan, Kamis-Jumat (10-11/12/2015). Dari total pemilih yang menggunakan hak pilihnya kali ini sebanyak 107.235 pemilih atau 79,88 persen atau 75.025 suara memilih setuju, sedangkan 18.890 pemilih atau 20,11 persen memilih tidak setuju, dan 13.320 suara lainnya dinyatakan tidak sah, karena memilih pada gambar pasangan calon atau pada logo Komisi Pemilihann Umum (KPU), atau logo pemerintah Kabupaten TTU.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Miomaffo Tengah, Agustinus Subun, kepada Pos Kupang Kamis (10/12/2015) menjelaskan hasil rekapitulasi di tingkat PPK Miomaffo Tengah, dari total DPT 4.118 pemilih, hanya 2.637 pemilih yang datang menggunakan hak suaranya, sehingga yang memilih setuju sebanyak 1.993 suara, tidak setuju 436 pemilih, dan sisanya 308 suara dinyatakan tidak sah.

Ketua KPU TTU, Felix Bere Nahak, yang dikonfirmasi soal data yang diperoleh Pos Kupang mengenai jumlah suara setuju, tidak setuju, dan tidak sah, serta besarnya angka golput yang mencapai 59.244 pemilih, mengatakan, ia masih memantau di Kecamatan Noemuti terkait pleno tingkat PPK, sehingga belum bisa memastikan data tersebut.

Pasalnya sampai Jumat (11/12/2015), baru sembilan kecamatan yang sudah memasukkan data hasil plenonya ke KPU TTU. "Saya belum bisa mengatakan data itu benar atau salah, karena kami belum melakukan pleno di kabupaten. Jika datanya akurat silakan. Namun kami baru mulai melakukan pleno tanggal 21 Desember 2015," katanya.

Komisioner Panwaslu TTU, Joni Siki kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Jumat (11/12/2015), mengatakan, angka golput dan suara tidak sah cukup tinggi karena kurangnya sosialisasi dari penyelenggara pemilukada.

Dari Labuan Bajo dilaporkan, pasangan Agustinus Ch, Dula-Maria Geong, sudah
menggelar konferensi pers, Jumat (11/12/2015) untuk menyampaikan paket Gusti-Maria, unggul dalam perolehan suara hasil pilkada Mabar. (aca/jen/meo/ser)

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved