Pemilihan Gubernur NTT
Lusia Lebu Raya: Saya Kuatkan Suami
Saya selalu menguatkan suami saya. Apapun risikonya. Karena di balik suami yang sukses, terdapat isteri yang hebat
Lusia mengatakan itu ketika ditanyai wartawan mengenai tanggapannya sebagai seorang istri calon gubernur terkait batalnya Fren Jilid II dalam Pilgub NTT 2013 karena Esthon Foenay memilih maju sendiri sebagai calon Gubernur NTT dari Partai Gerindra.
Tentang hubungan keluarganya dengan keluarga Esthon Foenay, Lusia mengakui tetap baik hingga masa jabatan Fren berakhir. "Kalau saya sih sebenarnya no comment. Ini kan urusan politik. Tapi selama ini kami tetap baik-baik saja, bahkan di beberapa kegiatan PKK, saya selalu mengatakan bahwa saya akan tetap baik-baik sama ibu wagub (isteri Esthon Foenay, Red) sampai masa jabatan berakhir," kata Lusia.
Ditanya apakah ada pengaruh dalam keseharian terkait sikap Esthon Foenay, Lusia mengaku tidak ada pengaruhnya sama sekali. "Ooo nggak. Enjoy saja, politik itu setiap saat bisa berubah. Dalam lima menit pun dia bisa berubah. Buat saya no problem, its ok," ujarnya.
Ditanya perasaannya saat pertama kali mendengar berpisahnya Esthon Foenay, Lusia mengatakan, sebenarnya sudah tahu bahwa Fren bakal berpisah.
"Kami sudah memprediksi jauh hari, tahu kalau akan pisah seperti itu. Tapi buat kami, saya dan suami saya itu politisi, bukan masalah. Kalau orang yang bukan politisi saya tidak tahu. Saya belum menikah dengan suami saya, dia sudah urus politik. Jadi, no problem," ujar Lusia.(roy)