Rabu, 10 Juni 2026

Dina Natalyani Setia Mendampingi

SEJAK diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Setda Sikka tahun 2009, ia ditempatkan di Dinas Perindag Sikka.

Tayang:
Editor: Sipri Seko
SEJAK diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Setda Sikka tahun 2009, ia ditempatkan di Dinas Perindag Sikka. Di lembaga itu, ia diberi kepercayaan dan tanggung jawab. Dan, kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya semuanya dilaksanakan dengan baik.

Meski sudah diberikan kepercayaan, namun Dina Natalyani, S.T yang sering dipanggil Dina tak pernah berhenti belajar. Ia terus belajar guna menambah wawasannya. Alhasil, usahanya membuahkan hasil. Sejak tahun 2011 ia dipercayakan sebagai Fasilitator Gugus Kendali Mutu Industri Kecil Menengah (GKM-IKM) Kabupaten Sikka. Kepercayaan itu diberikan kepadanya setelah ia mengikuti Diklat Fasilitator GKM di Kupang, Mei 2011.

"Tugas saya memberikan pendampingan kepada pelaku IKM dalam rangka menjaga dan meningkatkan produk lokal seperti tenun ikat, kerajinan tangan dan produk masyarakat di Sikka. Setiap hari kami masuk keluar kampung memberikan pendampingan bagi kelompok masyarakat di Sikka," kata Alumni Sekolah Tinggi Teknologi Komunikasi (STT Telkom) Bandung ini, ketika ditemui Pos Kupang di kediamannya di Kota Baru, Kamis (19/4/2012).

Anak dari Yonas A Nenobais dan Maria Agnes Dami ini mengatakan, pada Oktober 2011 lalu ia mendampingi tenun ikat Bliran Sina di Watublapi ketika mengikuti kegiatan Konvensi GKM-IKM tingkat Provinsi NTT. Saat itu kelompoknya meraih juara tiga. Tak hanya itu. Wanita kelahiran 1982 ini juga mendampingi IKM kerajinan tangan berupa sovenir dan pangan lokal.

Mantan penyiar Radio Sonia FM Maumere dan Radio Suara Timor Kupang yang sering terlibat dalam kegiatan Event Organizer Neibers seperti Festival Band dan DJ, ini mengaku akan terus memacu diri agar bisa memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sikka.

Menurut pengagum artis Agnes Monica ini, pekerjaan harus ditekuni dan dilaksanakan dengan penuh rasa syukur dan senang. "Tugas itu berkat Tuhan dan kepercayaan guna membangun daerah," kata wanita berdarah Timor-Toraja ini. (aris ninu)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved