"Kami Tak Punya Uang Berobat"
Pengobatan gratis merupakan wujud partisipasi Persit Chandra Kirana membantu sesama yang membutuhkannya dalam perayaan HUT ke-66.
POS KUPANG.COM, RUTENG --- "Saya sudah lama sesak napas. Tapi tidak punya uang untuk berobat. Kalau terlalu dingin, saya tidak bisa kerja apa-apa harus istirahat di dalam rumah. Pengobatan gratis ini bisa membantu kami."
"Saya menderita flu keras. Sendi dua tangan saya juga sangat sakit. Kadang tidak bisa digerakan. Mungkin karena saya sering berada di sawah. Kami dibantu dengan pengobatan gratis ini." Curahan hati Yohanes Dondang (52), dan Domi Jeharus (60), warga Desa Lalong Kecamatan Wae Rii.
Uangkapan itu disampaikan ketika menerima pelayanan pengobatan massal yang diselenggarakan Pengurus Persit Chandra Kirana Kodim 1612 Ruteng, Kamis (19/54/2012) di Panti Asuhan Wae Peca.
Yohanes, dan Domi mengharapkan pengobatan gratis ini bisa dilakukan lagi pada waktu-waktu lain. Mereka merasakan manfaatnya langsung. Penghasilan mereka hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. Ketika menderita sakit, mereka sering berobat secara tradisional dengan ramuan-ramuan kampung.
Perwira Penghubung Kodim 1612 Ruteng, Mayor (Inf) Marsel Sudirman, S.H, mengatakan pengobatan gratis merupakan wujud partisipasi Persit Chandra Kirana membantu sesama yang membutuhkannya dalam perayaan HUT ke-66. Kodim 1612 Ruteng berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Manggarai.
"Ini yang bisa kami lakukan untuk membantu sesama yang membutuhkannya. Mereka bisa mendapat pelayanan kesehatan gratis," ujar Marsel.
Pasiminlog Kodim 1612 Ruteng, Kapten Sukatno menjelaskan 329 warga Desa Lalong dilayani dalam pengobatan massal yang melibatkan dua dokter umu, dua doter gigi dan 14 perawat. Kebanyakan warga, orang dewasa maupun anak-anak yang mendapat pelayanan kesehatan itu mengalami infeksi saluran pernapasan akut (Ispa), penyakit malaria dan penyakit para orangtua usia lanjut.
Pengelola Panti Asuhan Wae Peca, Viktor Kristianus Musa menyampaikan penghargaan kepada Persit Chandra Kirana Kodim 1612 Ruteng menyelenggarakan pengobatan massal. Penghuni panti asuhan dan warga masyarakat sekitar panti dibantu mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Musa.