Jumat, 12 Juni 2026

"Kami Tak Punya Uang Berobat"

Pengobatan gratis merupakan wujud partisipasi Persit Chandra Kirana membantu sesama yang membutuhkannya dalam perayaan HUT ke-66.

Tayang:
Editor: Alfred Dama
zoom-inlihat foto
POS KUPANG/EGY MOA
Warga Desa Lalong, Kecamatan Wae Rii mendapat pelayanan kesehatan dalam kegiatan pengobatan massal, Kamis (19/4/2012) DI Panti Asuhan Wae Peca
Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

POS KUPANG.COM, RUTENG --- "Saya sudah lama sesak napas. Tapi tidak punya uang untuk berobat. Kalau terlalu dingin, saya  tidak bisa kerja apa-apa harus istirahat di dalam rumah. Pengobatan gratis ini  bisa membantu kami."

"Saya  menderita  flu keras. Sendi dua tangan saya juga sangat sakit. Kadang tidak bisa digerakan. Mungkin karena saya sering berada di sawah. Kami dibantu dengan pengobatan gratis ini." Curahan hati Yohanes Dondang (52), dan  Domi Jeharus (60), warga Desa Lalong Kecamatan Wae Rii.

Uangkapan itu disampaikan ketika menerima  pelayanan pengobatan massal yang diselenggarakan  Pengurus Persit Chandra Kirana Kodim 1612 Ruteng, Kamis   (19/54/2012) di Panti Asuhan  Wae Peca.

Yohanes, dan Domi  mengharapkan pengobatan gratis ini  bisa dilakukan lagi pada waktu-waktu lain.  Mereka   merasakan manfaatnya langsung. Penghasilan mereka hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. Ketika  menderita sakit, mereka sering berobat secara tradisional dengan ramuan-ramuan kampung.

Perwira Penghubung Kodim 1612 Ruteng, Mayor (Inf) Marsel Sudirman, S.H,  mengatakan pengobatan  gratis merupakan  wujud partisipasi  Persit Chandra Kirana membantu sesama  yang  membutuhkannya dalam perayaan HUT ke-66. Kodim 1612 Ruteng berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Manggarai.


"Ini yang bisa kami lakukan untuk membantu sesama yang membutuhkannya. Mereka bisa mendapat pelayanan kesehatan gratis," ujar Marsel.

Pasiminlog Kodim 1612 Ruteng, Kapten Sukatno menjelaskan 329 warga Desa Lalong dilayani dalam pengobatan massal yang melibatkan  dua dokter umu, dua doter gigi dan 14 perawat. Kebanyakan warga, orang dewasa maupun anak-anak yang  mendapat pelayanan kesehatan itu mengalami  infeksi saluran pernapasan akut (Ispa), penyakit malaria  dan penyakit para orangtua usia lanjut.

Pengelola Panti Asuhan Wae Peca, Viktor Kristianus Musa  menyampaikan penghargaan kepada  Persit Chandra Kirana Kodim 1612 Ruteng menyelenggarakan pengobatan massal.  Penghuni panti asuhan dan warga masyarakat sekitar panti dibantu mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Musa.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved