Sanksi Bupati Ngada Tidak Etis
SEBAGIAN PNS merasa kecewa dan kesal dengan sanksi yang diberikan Bupati Ngada, Marianus Sae.
Beberapa PNS yang namanya tidak mau dikorankan mengaku, sanksi yang diberikan itu dinilai kurang etis. Mereka diberi sanksi berjalan keliling kota dengan mengenakan pakaian dinas, sehingga semua orang tertuju kepada mereka.
Selain itu, mereka juga kecewa karena mereka hanya terlambat lima menit tapi mendapat perlakukan seperti itu. Padahal keterlambatan seperti itu masih dinilai wajar, apalagi ada pegawai yang masih urus keluarga di rumah.
Bahkan, para kepala dinas dilibatkan mendampingi stafnya yang tidak disiplin untuk berjalan keliling kota. "Saya tadi ikut apel, staf saya yang tidak ikut. Tetapi karena pak kadis tidak ada sehingga saya yang dapat ganjarannya," kata salah satu pejabat yang meminta wartawan tidak menulis namanya di koran. (hh)