Kapal BBM Terbakar dan Tenggelam di Seba
POS-KUPANG.COM, SEBA -- Kapal pengangkut BBM, KLM Nina Miha Deo, terbakar dan tenggelam di Pelabuhan Seba, NTT, Selasa (28/2/2012) malam.
OS-KUPANG.COM, SEBA -- Kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM), KLM Nina Miha Deo, terbakar dan tenggelam di Pelabuhan Seba, Kabupaten Sabu Raijua, Selasa (28/2/2012) tengah malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kapal yang bernilai miliran rupiah tersebut semuanya ludes terbakar dan tenggelam di depan Pelabuhan Seba.
Informasi yang dihimpun di Pelabuhan Seba menyebutkan, kapal kayu yang biasa membawa BBM jenis solar, bensin, dan minyak tanah ke Sabu tersebut mulai dilalap si jago merah sejak pukul 23.30 Wita.
Belum diketahui sumber api, namun api yang muncul secara tiba-tiba tersebut langsung membuat nahkoda dan lima ABK yang sedang beristirahat terkejut dan langsung meninggalkan kapal.
Beberapa orang sempat berusaha memadamkan api, namun sulit dikendalikan dan terlanjur membesar membuat warga yang membantu juga terpaksa meninggalkan kapal.
Sementara kapal-kapal lainnya yang sedang berada di dermaga Seba secara bersamaan melepaskan tali tambat dan meninggalkan area dermaga. Mereka khawatir api yang membakar kapal tersebut akan menjalar ke kapal mereka.
Pantuan Pos-Kupang.Com, kapal berkapasitas 25 GT dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar sekitar enam meter tersebut terpaksa dilepas tali tambatnya dan menarik kapal tersebut ke luar area pelabuhan.
Hal itu dilakukan agar api tidak membakar fasilitas lainnya dan kapal-kapal yang masih berada di sekitar pelabuhan, serta khawatir kapal tersebut karam dan menghambat kapal-kapal lain masuk keluar areal pelabuhan.
Kapal naas itu pun dibiarkan mengambang di sekitar Pelabuhan Seba tanpa upaya pemadaman. Fasilitas yang terbatas membuat kapal tersebut tidak bisa diselamatkan dan terbakar hingga tenggelam sekitar pukul 01.30 Wita.
Kapolsek Sabu Barat, AKP Tomy Wila Huki, ketika dikonfirmasi tidak berada di tempat, selulernya juga tidak aktif. Namun kasus ini langsung ditangani aparat Polsek Sabu Barat.
Nahkoda kapal naas ini, Muslihi Lakiani, bersama lima ABK sudah dimintai keterangan aparat Polsek Sabu Barat.