Ya Ampun!! Anak ini Jatuh ke Tungku Api
Nasib naas dialami bayi Yuanita Sanam yang masih berusia lima bulan. Bayi ini jatuh dari tempat tidur dan masuk ke tungku api yang ada didekatnya sehingga bayi Yuanita mengalami luka bakar serius.
POS KUPANG.COM, KUPANG --- Nasib naas dialami bayi Yuanita Sanam yang masih berusia lima bulan. Bayi ini jatuh dari tempat tidur dan masuk ke tungku api yang ada didekatnya sehingga bayi Yuanita mengalami luka bakar serius.
Sudah tiga bulan, Yuanita dirawat di ruang perawatan RSU Kupang. Seperti disaksikan, Jumat (25/11/2011) siang, luka bakar pada tubuh bayi Yuanita ada di bagian wajah, leher, dada, tangan dan juga punggungnya.
Luka bakar sudah mulai sembuh tapi sebagiannnya masih luka dan masih dibalut kain verban. Saat digendong ibunya, Damaris
Tefa, bayi Yuanita tampak menangis karena bagian lukanya tersentuh tangan mamanya.
Nimrot Sanam, ayah dari Yuanita, ketika ditemui di RSU Kupang, Jumat (25/11/2011) siang, menceritakan, Yuanita adalah salah satu anak kembar mereka. Anak kembar yang satunya lagi bernama Yukit Robert Sanam.
"Peristiwa terbakar itu terjadi pada tanggal 4 Nopember 2011 sekitar pukul 09.00 wita. Abis kejadian kami langsung bawa anak ini ke RSU Kupang jadi saat ini sudah tiga minggu Yuanita dirawat di sini," kata Nimrot.
Awalnya, kata Nimrot, Yuanita masih dalam posisi tertidur lelap
sementara saudara kembarnya Yukit Robert Sanam sudah bangun. Karena Yuanita masih tidur, ia bersama istrinya duduk-duduk di luar rumah.
Tiba-tiba mereka mendengar Yuanita menangis dan ketika masuk ke dalam rumah didapati Yuanita sudah berada di dalam tungku api. "Karena anak masih kecil jadi di dekat tempat tidur dibuatkan tungku api supaya menjadi penghangat bayi. Biasanya memang begitu. Hanya ternyata Yuanita bergerak saat bangun dan kemudian jatuh ke tungku api. Kami keluar rumah karena Yuanita masih tidur lelap dan biasanya memang dia bangun sekitar pukul 10.00 wita. Ternyata saat itu dia bangun cepat," kata Nimrot.
Nimrot mengaku menyesal atas kejadian yang menimpa bayi mereka. Tapi semua sudah terjadi sehingga harapan yang ada saat ini adalah semoga anaknya itu tetap sembuh. Kedua anak kembaranya itu adalah anak keempat dari dirinya bersama istri, Damaris Tefa.