Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Jumal Hauteas
Ruas Jalan Ruteng-Iteng Ditangani Pemkab Manggarai
POS KUPANG.COM, RUTENG -- Ruas jalan Ruteng-Iteng, yang merupakan ruas jalan propinsi, akhirnya ditangani dengan dana emergensi dari APBD II, Kabupaten Manggarai. Perbaikan ruas jalan ini menggunakan dana Rp 100 juta untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
POS KUPANG.COM, RUTENG -- Ruas jalan Ruteng-Iteng, yang merupakan ruas jalan propinsi, akhirnya ditangani dengan dana emergensi dari APBD II, Kabupaten Manggarai. Perbaikan ruas jalan ini menggunakan dana Rp 100 juta untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabupaten Manggarai, Ketut Suastika, kepada Pos-Kupang.Com, di Aula Ranaka Lantai III, Kantor Bupati Manggarai, Jumat (15/7/2011). Suastika mengatakan, hal ini dilakukan pihaknya, demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintasi ruas jalan tersebut, untuk kepentingan ekonomi dan lainnya.
"Kalau sebatas koordinasi memang agak susah, sehingga kita harus mengambil langkah konkrit di tingkat lokal. Jadi sesuai dengan petunjuk pak bupati, kita sudah tangani ruas jalan tersebut, dengan dana emergensi dari APBD II. Tetapi secara administratif, kita melalui surat bupati, sudha kita sampaikan ke gubernur untuk penanganan ruas jalan tersebut. Karena memang ruas jalan itu adalah jalan propinsi," jelas Suastika.
Karena itu, menurut Suastika, pihaknya juga akan terus melakukan perbaikan dengan menggunakan dana emergensi yang ada pada APBD II, untuk ruas jalan tersebut, sejauh yang dapat dilakukan, demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan tersebut.
"Untuk ruas jalan itu, kita dari PU kerjakan sendiri, dan sudah satu minggu ini kita lakukan perbaikan untuk sejumlah titik kritis di ruas jalan tersebut. Dan nantinya mungkin dalam bulan Agustus nanti, akan ada alat baru kita yang datang, yang fungsinya untuk meratakan badan jalan yang tidak rata. Jadi kita akan toki (ratakan), dengan alat itu. Sedangkan penanganan yang kita lakukan saat ini, adalah dengan menutup lobang-lobang yang ada, dengan menggunakan material lapen, dan bukan hotmix, tetapi kita tetap usahakan untuk permukaannya, bisa sama," urainya.